Penyebab jumlah DPT berkurang

Kamis, 05 Desember 2013 - 10:14 WIB
Penyebab jumlah DPT...
Penyebab jumlah DPT berkurang
A A A
Sindonews.com - Setelah mengalami proses perbaikan selama sebulan, hasil rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Daftar Pemilih Tetap (DPT) terus diperbaiki.

Bawaslu merekomendasikan, waktu perbaikan sisa 3,3 DPT kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga H-14 atau dua pekan sebelum dilakukan pencoblosan pemilihan legislatif (pileg).

Setelah rapat pleno dan rekapitulasi ulang, KPU memastikan jumlah DPT semakin berkurang. Pengurangan jumlah DPT itu setelah KPU menemukan sejumlah pemilih yang tak layak masuk alias harus dihapus.

KPU harus menghapus beberapa kriteria calon pemilih yang ada di DPT karena disebabkan, pemilih telah meninggal dunia, belum cukup umur, menjadi TNI/Polri, tidak kenal, pindah domisili serta pemilih ganda.

"Selain melakukan perbaikan NIK (Nomor Indik Kependudukan) invalid, kami juga melakukan perbaikan terkait dengan data pemilih yang betul-betul harus dihapus," kata Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2013).

KPU menyebutkan, dari beberapa kriteria calon DPT yang dihapus tersebut, KPU melakukan penghapusan jumlah pemilih itu antara lain, meninggal dunia (58.914), menjadi TNI/Polri(1.656), belum cukup umur (4.999), tidak dikenal (49.932), pindah domisili (156.503), pemilih ganda (186.519). Jika ditotal jumlahnya menjadi 468.423 pemilih.

"Dan tentunya ini juga ada 28.676 yang tersaring yang betul-betul menjadi pemilih. ada mekanisme yang terjadi dalam pemutakhiran," paparnya.

Dengan begitu, lanjut Ferry, dengan penghapusan jumlah DPT itu, maka terjadi penurunan untuk jumlah DPT pada pemilu legislatif yang meliputi, Kabupaten/kota sebanyak 497, Panitia Pemilih Kecamatan (Kecamatan) sebanyak 6.980, PPS (Kelurahan) sebanyak 81.093, serta penurunan Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi 545.764.

Selanjutnya, jika ditotal jumlah pengurangan untuk DPT laki-laki sebanyak 93.217.439, dan perempuan sebanyak 92.955.069, maka DPT berkurang berjumlah 186.172.508 pemilih. Sebelumnya, KPU menetapkan DPT sebanyak 186.612.255 untuk pemilih dalam negeri.

Berita terkait:
Hasil Pleno DPT, KPU "manut" rekomendasi Bawaslu
KPU klaim DPT Indonesia terbaik di dunia

Masalah DPT, Wiranto minta jangan ada klaim sepihak
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Infografis
Mengenal Stroke, Penyebab...
Mengenal Stroke, Penyebab Suami Najwa Shihab Meninggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved