Polri butuh anggaran khusus untuk amankan Pemilu 2014
Selasa, 03 Desember 2013 - 18:49 WIB
Polri butuh anggaran khusus untuk amankan Pemilu 2014
A
A
A
Sindonews.com - Pengamanan Pemilu 2014 mendatang, membutuhkan anggaran khusus di luar anggaran operasional Polri yang akan diturunkan 2014 nanti.
Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie. Menurutnya, tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan oleh Polri untuk mengamankan jalannya Pemilu 2014 mendatang.
Oleh karena itu, diperlukan anggaran khusus yang tidak mengganggu anggaran operasional Polri.
"Kalau pemilu, memang harus khusus anggarannya. Terlepas dari anggaran yang rutin tiap tahun, yang diberikan kepada Polri berkaitan dengan kinerja," kata Ronny, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2013).
Menurut Ronny, pada saat pelaksanaan kampanye 2014 nanti, personel Polri yang akan turun untuk memberikan pengamanan akan langsung menerima anggaran tersebut.
"Dua pertiga anggota Polri akan diterjunkan, dalam pelaksanaan kampanye nanti. Hitungan orangnya juga sudah ada, itu akan diberikan langsung. Jadi setiap anggota yang mau berangkat, sudah dikasih," papar Ronny.
Selain itu, Ronny juga mengatakan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap wilayah, turut menentukan berapa jumlah personel Polri yang akan diturunkan sekaligus dengan anggarannya.
"Kalau pada saat pelaksanaan, ini tergantung jumlah TPS berapa. Jumlah TPS kan dihitung. Satu TPS dijaga oleh beberapa orang anggota, itu dihitung nanti," tegas Ronny.
Untuk itu, Polri akan menunggu jumlah TPS berdasarkan data dari KPU, untuk menurunkan jumlah personel yang tepat dengan jumlah TPS yang tersebar di setiap wilayah.
"Itu tergantung jumlah TPS, kan belum ada sampai sekarang. Jadi dihitung dulu, berapa jumlah TPS dan berapa jumlah anggota. Baru dijumlahkan apa dua pertiga atau lebih. Tergantung kebutuhan," pungkas Ronny.
Klik di sini untuk berita terkait.
Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie. Menurutnya, tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan oleh Polri untuk mengamankan jalannya Pemilu 2014 mendatang.
Oleh karena itu, diperlukan anggaran khusus yang tidak mengganggu anggaran operasional Polri.
"Kalau pemilu, memang harus khusus anggarannya. Terlepas dari anggaran yang rutin tiap tahun, yang diberikan kepada Polri berkaitan dengan kinerja," kata Ronny, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2013).
Menurut Ronny, pada saat pelaksanaan kampanye 2014 nanti, personel Polri yang akan turun untuk memberikan pengamanan akan langsung menerima anggaran tersebut.
"Dua pertiga anggota Polri akan diterjunkan, dalam pelaksanaan kampanye nanti. Hitungan orangnya juga sudah ada, itu akan diberikan langsung. Jadi setiap anggota yang mau berangkat, sudah dikasih," papar Ronny.
Selain itu, Ronny juga mengatakan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap wilayah, turut menentukan berapa jumlah personel Polri yang akan diturunkan sekaligus dengan anggarannya.
"Kalau pada saat pelaksanaan, ini tergantung jumlah TPS berapa. Jumlah TPS kan dihitung. Satu TPS dijaga oleh beberapa orang anggota, itu dihitung nanti," tegas Ronny.
Untuk itu, Polri akan menunggu jumlah TPS berdasarkan data dari KPU, untuk menurunkan jumlah personel yang tepat dengan jumlah TPS yang tersebar di setiap wilayah.
"Itu tergantung jumlah TPS, kan belum ada sampai sekarang. Jadi dihitung dulu, berapa jumlah TPS dan berapa jumlah anggota. Baru dijumlahkan apa dua pertiga atau lebih. Tergantung kebutuhan," pungkas Ronny.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)