KPI diminta tegas jalankan fungsinya

Sabtu, 30 November 2013 - 20:09 WIB
KPI diminta tegas jalankan...
KPI diminta tegas jalankan fungsinya
A A A
Sindonews.com - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, iklan kampanye di televisi (TV) semakin marak. Layar kaca kita kini disesaki dengan tayangan berbau promosi politik.

Semua konten tersebut wujud dalam bentuk iklan, iklan terselubung, program tayangan, hingga pemberitaan.

"Yang lebih memprihatinkan, iklan kampanye ini marak di lembaga penyiaran yang pemiliknya pemimpin partai politik dan pihak yang seharusnya paling memahami filosofi media massa dan prinsip negara demokrasi," kata Koordinator Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran, Eko Maryadi, lewat rilisnya kepada Sindonews, Sabtu (30/11/2013).

Menurutnya, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah pengawas pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye Pemilu.

"Undang-undang yang sama mengatur bahwa iklan kampanye hanya bisa ditayangkan pada Maret tahun depan, atau tiga pekan sebelum hari pemungutan suara (pasal 83 ayat 2)," ucapnya.

Eko menjelaskan, tak hanya itu, Pedoman Perilaku dan Standar Program Penyiaran (P3SPS) juga sudah mengatur pentingnya independensi dan netralitas isi siaran dalam setiap program siaran.

"Lebih jauh, pasal 22 Pedoman Perilaku Penyiaran menegaskan bahwa lembaga penyiaran tidak boleh dipengaruhi oleh pihak eksternal maupun internal termasuk pemodal atau pemilik lembaga penyiaran," ungkapnya.

"Berdasarkan itu maka sudah seharusnya KPI bersikap tegas. Lembaga negara ini wajib mengingatkan semua lembaga penyiaran untuk mematuhi UU Pemilu dan P3SPS dalam masa-masa menjelang Pemilihan Umum ini. Bahkan, KPI perlu memberikan sanksi hukum kepada mereka yang abai terhadap aturan yang berlaku," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Arab Saudi Tegas Dukung...
Arab Saudi Tegas Dukung Pendirian Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved