Nama Purnomo Yusgiantoro muncul di dakwaan Emir Moeis

Kamis, 28 November 2013 - 14:47 WIB
Nama Purnomo Yusgiantoro...
Nama Purnomo Yusgiantoro muncul di dakwaan Emir Moeis
A A A
Sindonews.com - Nama mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro muncul dalam surat dakwaan Izendrik Emir Moeis, terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dibacakan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Awalnya, pada tanggal 19 Februari 2002, terdakwa bertemu dengan Eko Sulianto di sebuah acara seminar di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Eko meminta Emir mengupakan cara untuk mendiskualifikasi Mitsui Engineering dan Shipping Co Ltf Mitsui Corporation dalam proses lelang.

"Terdakwa berjanji akan segera menemui Eddie Widiono Suwondho dan Purnomo Yusgiantoro, untuk membicarakan permintaan Eko Sulianto," Kata Jaksa Iren Putri saat membacakan surat dakwaan Emir di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).

Masih dalam bulan Februari 2002, Eko melakukan pertemuan dengan Bambang Tetuko selaku panitia lelang proyek PLTU Tarahan. Menurutnya, Bambang meminta Eko memberikan gambar sketsa PLTU Tarahan yang dibuat oleh Konsorsium Alstom Power Ins.

Kemudian pada 7 Juni 2002, Eko memberitahu David Gerald Rothschild adanya rencana kunjungan ke lokasi PLTU Tarahan. Kemudian Eko meminta David datang ke Indonesia untuk bertemu dengan para pejabat di Indonesia termasuk terdakwa.

Dijelaskan Jaksa Irene Putri, pada 28 Januari 2001, Perushaan Listrik Negara (PLN) melakukan pengadaan pembangunan PLTU di Tarahan, Lampung yang dibiayai oleh Japan Bank for International Coorporation dan pemerintah Indonesia.

Karena itu, pihak PLN membuka penawaran terhadap beberapa perusahaan yang mau membangun PLTU Tarahan dibagi dalam enam bagian. Mendengar rencana rencana tersebut, Alstom Power Inc, Marubeni Corp, dan Alstom ESI Inc, melakukan pendaftaran.

Tidak lama kemudian, PLN umumkan perusahaan yang lolos pra kualifikasi lelang adalah konsorsium Alstom Power Inc, Foster Wheeler Energy, Mitsubishi Corp, Mitsui Energy and Shipping Co. Ltd. Mitsui Corp, dan lainnya.

Emir Moeis didakwa menerima suap lebih dari USD 423.985 terkait pembangunan PLTU di Tarahan, Lampung tahun 2004. "Patut diduga hadiah tersebut diberikan karena terdakwa telah mengusahakan konsorsium Alstom Power Inc untuk menjadi pemenang tender proyek pembangunan PLTU Tarahan Lampung tahun 2004," kata Jaksa Irene.

Berita pejabat PT Alstom hilang dalam dakwaan Emir Moeis.
(maf)
Berita Terkait
KPK Ciduk Crazy Rich...
KPK Ciduk 'Crazy Rich' Samin Tan di Kafe Kawasan MH Thamrin Jakarta
Eni Maulani Saragih...
Eni Maulani Saragih Lunasi Uang Pengganti Kasus Korupsi PLTU Riau-1 Rp5 Miliar
Polri Cegah Halim Kalla...
Polri Cegah Halim Kalla Keluar Negeri Terkait Dugaan Korupsi PLTU
Halim Kalla, Adik JK...
Halim Kalla, Adik JK Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan PLTU
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Berita Terkini
Polri Geledah 13 Lokasi...
Polri Geledah 13 Lokasi Dugaan Korupsi Batu Bara, Istana: Kita Hormati Proses Hukum
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved