Ini cara pemerintah antisipasi dokter diadili

Rabu, 27 November 2013 - 22:36 WIB
Ini cara pemerintah...
Ini cara pemerintah antisipasi dokter diadili
A A A
Sindonews.com - Sampai saat ini pemerintah hanya dapat memberi dukungan moral serta doa untuk kepada para dokter dalam mengadapi keadaan ini.

Selain itu, sudah dipersiapkan tim pembela yang mengerti dalam permasalahan hukum, namun dapat dimengerti teknis kedokteran yang dapat dibenarkan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi mengatakan, kedepannya akan akan ditiingkatkan komunikasi secara intensif. Selain itu, dalam kurikulum yang diberikan kepada dokter bukan hanya teori sebagai bekal ilmu yang didapat, tetapi ada evaluasi dalam meningkatkan kompetensi yang dimiliki para dokter.

“Selanjutnya akan ada tes di luar tes wajib sebelum masuk fakultas kedokteran tetapi juga akan ada test bakat yang dimiliki serta test sosial kompetensi. Hal ini akan dimasukan dalam UU Kedokteran yang baru nantinya,” kata Nafsiah, di Jakarta, Rabu (27/11/2013).

Ditemui di tempat yang sama Ataf Ahli Menkes RI Bidang Medikolegal Budi Sampurna mengatakan, sebelumnya peradilan profesi pernah diwacanakan, guna pelaksanaan praktik dalam Undang-Undang (UU) Kedokteran.

Namun, hal ini dirasa sulit karena diharuskan membuat ‘kamar sendiri’ dalam sistem peradilan.
“Kita harus sediakan hakim tersendiri yang mengerti dunia kedokteran serta hukum acara yang dirasa sulit dilakukan,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini hanya ada Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) yang dibuat dan digunakan secara nasional yang menjadi rujukan di setiap rumah sakit untuk dijadikan Standar Pedoman Operasional (SOP). PNPK sangat bermanfaat sebagai pedoman untuk menangani kasus penting dan sebagai perlindungan dokter dalam melaksanakan tugas,

“PNPK ini dapat dikoreksi setiap dua tahun sekali sesuai dengan perkembangan teknologi dan masyarakat. Dalam UU RS pada Pasal 45 Ayat 2 rumah sakit tidak dapat dituntut dalam melaksanakan penyelamatan nyawa,” pungkasnya.

Berita terkait:
Bela 3 dokter di Manado, Menkes ajukan PK
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved