Soal boikot, ini komentar KPK

Senin, 25 November 2013 - 18:54 WIB
Soal boikot, ini komentar...
Soal boikot, ini komentar KPK
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku, menghormati sikap wartawan yang memprotes dan melakukan aksi boikot terhadap konferensi pers Pimpinan KPK, yang hendak menjelaskan pemeriksaan Wakil Presiden Boediono.

"Saya kira kami hormati ya. Itu hak teman-teman untuk memboikot konferensi Pimpinan KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP, di kantornya, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2013).

Johan meminta, wartawan juga menghormati sikap Pimpinan KPK, yang akhirnya juga meninggalkan ruangan konferensi pers.

"Masa mau melakukan konferensi dengan tembok? Kan enggak. Silakan saja, kami juga minta teman-teman untuk menghormati Pimpinan KPK, yang tidak mau konferensi di depan tembok," tukasnya.

Seperti diketahui, wartawan memboikot konferensi pers pimpinan KPK, yang hendak menjelaskan perihal pemeriksaan Wakil Presiden Boediono, Sabtu lalu, terkait kasus Bank Century.

Sebelum terjadi boikot, juru bicara KPK Johan Budi SP sempat menjelaskan maksud dan tujuan konferensi pers oleh Pimpinan KPK hari ini.

"Baik teman-teman nanti disampaikan penjelasan resmi, berkaitan dengan proses yang dilakukan penyidik KPK, di Istana Wapres, Sabtu lalu." Kata Johan Budi di Kantor KPK, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Setelah itu, salah seorang perwakilan wartawan menyampaikan aspirasi dan kekecewannya terhadap pemeriksaan Boediono, yang terkesan diam-diam. Hal ini berbeda dengan pemeriksaan saksi lain.

"Saya minta teman-teman meletakkan semua alat rekaman, foto dan kamera. Kami sama-sama keluar, karena KPK sudah bersikap diskriminasi terhadap media," kata salah seorang perwakilan wartawan dari media nasional.

Dalam aksi boikot tersebut, hadir Pimpinan KPK yakni Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan Deputi Penindakan Warih Sardono serta Johan Budi Jubir KPK.

Setelah itu, wartawan serentak keluar dari ruang konferensi pers, tempat para Pimpinan KPK hendak menjelaskan pemeriksaan Boediono. Alhasil konferensi batal.

Seperti diketahui pemeriksaan Boediono sempat simpang siur, karena tidak ada keterangan resmi dari pihak KPK. Pemeriksaan itu benar, setelah Wapres Boediono memberikan keterangan perihal pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus Bank Century.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved