Australia harus paham Indonesia tak suka disadap

Rabu, 20 November 2013 - 12:05 WIB
Australia harus paham...
Australia harus paham Indonesia tak suka disadap
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengatakan, penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta para pejabat lainnya, berdampak pada kewibawaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, tak ada satupun rakyat Indonesia yang rela dengan tindakan pihak intelijen Australia tersebut. Oleh karena itu, komunikasi antara BIN dengan pihak intelijen Australia tetap dijaga.

"Dan keberataan atau ketidaksukaan dari seluruh rakyat Indonesia ini juga harus dipahami oleh mereka (Australia)," kata Marciano Norman di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2013).

Lebih lanjut dia menuturkan, sejauh ini BIN sudah berkomunikasi langsung dengan pihak intelijen Australia, menyikapi penyadapan yang dilakukan intelijen negeri Kanguru itu. Dalam komunikasi tersebut, ujar dia, pihak intelijen Australia meyakinkan kepada BIN, tidak akan ada lagi penyadapan untuk kedepannya.

"Apa yang disampaikan kepada saya adalah, untuk ke depan dan sekarang itu tidak ada lagi (penyadapan), itu kita tunggu," ucapnya.

Seperti diberitakan Radio Australia, materi intelijen yang dibocorkan Edward Snowden mengungkap Australia ternyata menyadap pembicaraan telepon Presiden SBY dan sejumlah pejabat lainnya di tahun 2009. Data itu juga menunjukkan jenis-jenis telepon pejabat Indonesia yang disadap Australia.

Penyadapan juga ditujukan bagi pejabat dan orang dekat SBY. Mereka adalah istri SBY, Ani Yudhoyono, Wapres Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla, Jubir Presiden Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng, Mensesneg Hatta Rajasa, Menko Ekuin Sri Mulyani, Menko Polhukam Widodo AS, dan Menteri BUMN Sofyan Djalil.

Berita terkait:
Kicau Anas soal PM Australia tolak minta maaf.
(maf)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved