KPK dalami bukti keterlibatan Boediono & Sri Mulyani

Minggu, 17 November 2013 - 15:21 WIB
KPK dalami bukti keterlibatan...
KPK dalami bukti keterlibatan Boediono & Sri Mulyani
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung mendalami dugaan keterlibatan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono dan mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyan Indrawati, dalam kasus Bank Century.

"Ya kan belum berakhir (sampai penahanan Budi Mulya)," ujar Ketua KPK Abraham Samad sebelum acara bedah buku "Hoegeng, Polisi dan Menteri Teladan" di Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta, Minggu (17/11/2013) siang.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Presiden RI 2004-2009 M Jusuf Kalla, Kapolri Jend Pol Sutarman, Teten Masduki, anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, dan keluarga besar Hoegeng.

Dia menjelaskan, pihaknya masih menelusuri dugaan keterlibatan dewan gubernur selain Budi Mulya. Dia menjelaskan untuk FPJP memang kalau dilihat mekanisme dan sistem di BI itu kolektif kolegial. Begitu juga sistem pengambilan keputusan di KSSK terkait penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

"Kita harus mendalami lagi lebih jauh agar kita bisa memastikan. Siapa yang paling bertanggung jawab itu. Dugaan keterlibatan Boediono dan Sri Mulyani kita dalami berdasarkan bukti-bukti dan dokumen yang ada," bebernya.

Abraham melanjutkan, pemeriksaan Sri Mulyani di kantor Kedutaan Besar RI (KBRI) di Amerika Serikat pada 31 April dan 1 Mei 2013 lalu memberikan perkembangan yang memuaskan. Sebelum itu juga sudah dilakukan permintaan keterangan kepada Boediono dalam penyelidikan. Tetapi kata dia, pihak masih akan memeriksa Bediono dan Sri Mulyani. "Insya Allah akan dilakukan pemeriksaan lanjutan," tandasnya.

Sementara itu, Jusuf Kalla (JK) menyatakan, apa yang dilakukan KPK sudah benar dalam melakukan penahanan Budi Mulya. Tetapi untuk lebih lanjut, dia menyerahkan sepenuhnya kepada KPK. "Nah ini ada Abraham kalau soal Century," ujar JK yang berjalan di samping Abraham.
(lal)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Infografis
Johan Budi, Mantan Jubir...
Johan Budi, Mantan Jubir KPK Diangkat Jadi Komisaris Transjakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved