KPK diminta jelaskan status penahanan Budi Mulya

Minggu, 17 November 2013 - 08:06 WIB
KPK diminta jelaskan...
KPK diminta jelaskan status penahanan Budi Mulya
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak menjelaskan status mantan Deputi Bank Indonesia Budi Mulya, tersangka dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dan Penetapan (FPJP) Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

"KPK harus menjelaskan status penahanan Budi Mulia, apakah dia melakukan pidana sendiri atau sebagai bagian dari anggota Dewan Gubernur BI," Kata Anggota Tim Kecil Pengawas Century, Fahri Hamzah kepada Sindonews, Sabtu 16 November 2013.

Wakil Sekjen PKS ini menuturkan, jika Budi Mulya ditahan dengan kapasitas melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam memberikan persetujuan FPJP atau Pemenuhan Modal Sementara (PMS) maka keputusan itu sudah pasti diambil secara kolegial. Termasuk oleh Gubernur BI kala itu, Boediono.

"Kalau penahanannya merupakan statusnya sebagai tersangka sendiri, maka pidana yang dilakukannya pasti bukan pidana dalam pemberian FPJP atau PMS. Sebab kedua pidana ini dilakukan secara kolektif kolegial," kata dia.

Namun, jika Budi ditahan karena menerima suap sejumlah Rp1 miliar dari pemilik Bank Century Robert Tantular, kasus itu tidak bisa dianggap sebagai rangkaian kasus Century. "Hal ini perlu diperjelas karena itu berkait dengan status Boediono," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Budi Mulya. Ia keluar dari Gedung KPK, sekira pukul 16.00 WIB Jumat 15 November 2013. Budi Mulya langsung mengenakan baju tahanan KPK berwana oranye.

Budi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK untuk dua puluh hari ke depan. Budi merupakan Deputi V Bidang Pengawasan Bank Indonesia ketika bail out Century dikucurkan. Dia disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab terkait kucuran dana bail out Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

Baca berita:
Yusril: Nasib Boediono bergantung pada Budi Mulya
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved