Kuota keterwakilan perempuan jangan sebatas syarat

Kamis, 14 November 2013 - 19:51 WIB
Kuota keterwakilan perempuan...
Kuota keterwakilan perempuan jangan sebatas syarat
A A A
Sindonews.com - Istilah emansipasi wanita semakin menguatkan posisi perempuan dalam kancah perpolitikan Indonesia. Banyak dari kalangan perempuan yang awalnya hanya diam manis di rumah, kini mulai mengambil peran dalam sebuah keputusan dan kebijakan politik.

Mantan Ketua presidium pengurus pusat Persatuan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia (PMKRI) periode 2002-2004 Restu Hapsari mengatakan, peran perempuan untuk berkarya dalam dunia politik sudah semakin terbuka lebar.

Perempuan, kata Restu, saat ini diberikan kesempatan setara dengan laki-laki untuk berkompetisi dalam ranah politik. Salah satu indikasi dari prinsip emansipasi tersebut adalah aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Di mana, mengharuskan partai politik (parpol) mengakomodir 30 persen dari total calon anggota legislatif (caleg) yang akan maju dalam pemilihan legislatif (pileg) mendatang," kata Restu, di Cikini, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Namun, Restu mengingatkan, kuota keterwakilan atau Zeeper Sistem jangan hanya sebatas formalitas saja. Menurutnya, partai politik, maupun dalam pemerintahan, khusus untuk perempuan kesempatan itu bisa dibuka selebar mungkin.

"Angka 30 persen itu, bukan sebatas syarat formal yang harus dipenuhi oleh partai politik saja, namun parpol juga punya tanggung jawab dalam memberikan pembekalan kepada caleg perempuan," ucapnya.

Dikatakan Restu, di partainya yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), kaderisasi perempuan berjalan masif. Salah satu indikasi dari lancarnya kaderisasi itu adalah, sikap PDIP yang menempatkan caleg perempuan di 10 daerah pemilihan dari 77 dapil.

"DPP PDIP punya satu bidang, yang khusus mengawasi pencalegan perempuan. Mereka disiapkan, baik kuantitas maupun kualitas. Dari total 560 caleg, PDIP sendiri mengajukan 200 caleg perempuan," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved