Buku SBY kental nuansa pencitraan

Selasa, 12 November 2013 - 08:36 WIB
Buku SBY kental nuansa...
Buku SBY kental nuansa pencitraan
A A A
Sindonews.com - Niat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan buku berjudul "Selalu Ada Pilihan" dinilai sangat kental akan kepentingan pencitraan. Kesan yang begitu melekat selama dua periode kepemimpinannya.

"SBY itu kan tokoh citra. Lebih mementingkan citra pribadinya terutama untuk konsumsi luar negeri," ujar mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier ketika dihubungi Sindonews, Selasa (12/11/2013).

Ketua DPP Partai Hanura ini mengatakan, pencitraan yang dilakukan SBY tidak akan abadi jika tidak barengi dengan kerja nyata di akhir kepemimpinannya. Menurutnya, hanya prestasi yang bisa membuat SBY dikenang setelah lengser dari jabatannya.

"Pencitraan itu tidak bisa berlangsung lama atau terus-menerus kalau tidak dibarengi prestasi nyata memajukan dan menyejahterakan rakyatnya. Di sini SBY mentok sehingga diawali dengan citra harum, tapi di akhiri sebaliknya. Sayang sekali," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, selama sembilan tahun menjalani tugasnya sebagai presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku banyak mendapat kritik dan fitnah dari publik dan berbagai kalangan. Kritik dan fitnah itu akan dia respons melalui sebuah buku yang ditulisnya sendiri.

“Awal Desember ini, cerita yang penuh kejutan itu akan saya bukukan. Saya menulisnya sendiri, termasuk judulnya 'Selalu Ada Pilihan',” ungkap Presiden SBY melalui akun twitternya @SBYudhoyono, Minggu, 10 November 2013 malam.

Seperti sebuah batik, SBY menilai buku “Selalu Ada Pilihan” berisi banyak pelajaran buat dirinya pribadi. “Mudah-mudahan jadi pelajaran buat kita semua,” terang SBY.

Dia menjelaskan, buku yang ditulis dan diberi judul sendiri olehnya itu akan didedikasikan untuk presiden yang akan datang agar lebih siap menghadapi tantangan, ujian, dan cobaan seperti yang dialaminya sebaga presiden.

SBY ingin berbagi pengalaman sebagai pemimpin bangsa kepada presiden penerusnya melalui sebuah buku. “Anggaplah buku ini hak jawab saya terhadap gunjingan, kritik, cemooh bahkan fitnah yang saya alami selama memimpin lebih dari sembilan tahun ini,” jelas SBY.

Baca berita:
Demokrat kesal oposan mengkritik buku SBY
(kri)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Buku Nostradamus Kuatkan...
Buku Nostradamus Kuatkan Ramalan Baba Vanga Terkait Tahun 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved