Puan enggan tanggapi pernyataan Akbar soal parpol Islam

Senin, 11 November 2013 - 18:09 WIB
Puan enggan tanggapi...
Puan enggan tanggapi pernyataan Akbar soal parpol Islam
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ogah menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung.

Akbar meragukan kemampuan partai politik (parpol) Islam dalam menanamkan citranya di masyarakat. Ia bahkan menyarankan parpol Islam melebur jadi satu.

"Saya enggak mau ikut-ikutan mengomentari apa yang sudah dikomentari Pak Akbar," kata Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (11/11/2013).

Ia mengaku tidak akan mendikotomikan partai Islam dan nasionalis. Sebab parpol peserta pemilihan umum (pemilu) jelas punya visi dan misi. "Bukan hanya masalah menang dan kalah, tapi punya visi dan misi bagaimana membangun bangsa ini kedepan lebih baik," jelas Puan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung mengkritik arah dan tujuan politik dari partai yang membawa ideologi, visi-misi, dan tujuan yang disesuaikan dengan ajaran Islam.

Sebab, menurutnya, parpol seolah tidak mampu menampakkan imej atau citra dari sebuah partai Islam yang kemudian tertanam di masyarakat. "Agak sulit parpol yang berbasis Islam, agak sulit menjelaskannya. Semua bilang rahmatan lil alamin, tapi spesifikasinya apa?" kata Akbar.

Akbar membandingkan antara parpol Islam dengan parpol non-Islam. Menurutnya, parpol non-Islam lebih bisa mengakar ke masyarakat dengan ideologi yang diusung. "Golkar kekaryaan, PDI Perjuangan nasionalis, Partai Demokrat demokrasi religius," imbuh mantan Ketua DPR RI ini.

Oleh karena itu, Akbar menyarankan agar parpol Islam hendaknya menyatukan gagasan dan visi untuk diusung dengan membuat satu partai Islam saja. "Cita-cita politiknya saya rasa perlunya satu partai saja," tutupnya.

Berita terkait:
Persaingan politik di Pilpres 2014 ketat.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved