Ini alasan Bawaslu minta mobil dinas mewah
Senin, 11 November 2013 - 16:16 WIB
Ini alasan Bawaslu minta mobil dinas mewah
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunawan Suswantoro memiliki pendapat lain terkait pengadaan fasilitas mobil dinas komisioner Bawaslu.
Menurutnya, permintaan fasilitas mobil dinas wajar karena terjadi pengembangan struktur organisasi dalam Bawaslu sendiri. Dimana, Bawaslu sekarang memiliki struktur organisasi berbentuk Kesekjenan Bawaslu.
"Dimana kesekjenan Bawaslu itu dari eselno 2 ke eselon 1. Dari situ ada alokasi untuk pembelian 4 unit mobil," kata Gunawan, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (11/11/2013).
Selain itu, lanjut Gunawan, mobilitas dan kinerja Bawaslu cukup tinggi. Sedangkan, untuk menunjang hal itu, para komisioner Bawaslu masih menggunakan mobil dinas yang lama atau periode sebelumnya.
Diakui dia, hal itu kurang cukup membantu para komisioner untuk melakukan tugas-tugas pengawasannya. Apalagi waktu pemilu semakin mendekat. "Sehingga kami sepakat untuk pembelian mobil ini diprioritaskan untuk komisioner," ungkapnya.
Sementara itu, mobil dinas lama tetap bakal digunakan sebagai operasional Bawaslu. Yakni satu untuk Sekjen Bawaslu, serta empat untuk kepala biro Bawaslu.
"Kalau saya kan hanya dari rumah ke kantor, dari kantor ke MK, KPU, terus paling sering ke DPR. Itu saja," paparnya.
Sebelumnya, Bawaslu mengaku mendapat fasilitas baru berupa mobil dinas untuk operasional Bawaslu. Fasilitas mobil dinas itu antara lain, 1 Mobil merk Toyota Camry serta 3 buah mobil merk Honda CRV.
Demokrat ingatkan Bawaslu soal mobil mewah
Menurutnya, permintaan fasilitas mobil dinas wajar karena terjadi pengembangan struktur organisasi dalam Bawaslu sendiri. Dimana, Bawaslu sekarang memiliki struktur organisasi berbentuk Kesekjenan Bawaslu.
"Dimana kesekjenan Bawaslu itu dari eselno 2 ke eselon 1. Dari situ ada alokasi untuk pembelian 4 unit mobil," kata Gunawan, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (11/11/2013).
Selain itu, lanjut Gunawan, mobilitas dan kinerja Bawaslu cukup tinggi. Sedangkan, untuk menunjang hal itu, para komisioner Bawaslu masih menggunakan mobil dinas yang lama atau periode sebelumnya.
Diakui dia, hal itu kurang cukup membantu para komisioner untuk melakukan tugas-tugas pengawasannya. Apalagi waktu pemilu semakin mendekat. "Sehingga kami sepakat untuk pembelian mobil ini diprioritaskan untuk komisioner," ungkapnya.
Sementara itu, mobil dinas lama tetap bakal digunakan sebagai operasional Bawaslu. Yakni satu untuk Sekjen Bawaslu, serta empat untuk kepala biro Bawaslu.
"Kalau saya kan hanya dari rumah ke kantor, dari kantor ke MK, KPU, terus paling sering ke DPR. Itu saja," paparnya.
Sebelumnya, Bawaslu mengaku mendapat fasilitas baru berupa mobil dinas untuk operasional Bawaslu. Fasilitas mobil dinas itu antara lain, 1 Mobil merk Toyota Camry serta 3 buah mobil merk Honda CRV.
Demokrat ingatkan Bawaslu soal mobil mewah
(lal)