Soal DPT, Bawaslu dinilai perlu dievaluasi

Selasa, 05 November 2013 - 11:33 WIB
Soal DPT, Bawaslu dinilai...
Soal DPT, Bawaslu dinilai perlu dievaluasi
A A A
Sindonews.com - Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) mempertanyakan bagaimana nasib dari 10.8 juta yang dinyatakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bermasalah dalam beberapa pendataan administrasinya yang menyebabkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada tanggal 23 Oktober yang lalu.

"Tak terdengar laporan progres perbaikan dari angka 10.8 juta tersebut. Jika angka 10,4 juta itu misalnya bagian dari angka 10.8 juta pemilih yang dinyatakan bermasalah oleh Bawaslu, berarti tingkat pembersihan data tersebut hanya sekitar 400 ribu pemilih," ujar Direktur Lima Ray Rangkuti dalam keterangan resminya yang diterima Sindonews, Selasa (5/11/2013)

Jika begitu adanya, lanjut dia, apa yang mendorong Bawaslu menyatakan memahami sikap KPU untuk menetapkan DPT dimana tingkat kemampuan KPU membersihkan data yang bermasalah hanya sekitar 1 persen.

"Pernyataan Bawaslu yang menyebut dan berkesan mendorong KPU untuk menetapkan DPT di tengah ketidakjelasan kinerja KPU dalam mengelola DPT makin mengentalkan pendapat pentingnya lembaga ini kelak dievaluasi."

"Apakah memang pemilu kita masih membutuhkan Bawaslu yang bahkan hanya bersikap memahami KPU melakukan tindakan yang sangat potensial melanggar hukum," sambungnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, Bawaslu dibuat bukan untuk memahami bagaimana KPU bekerja keras dan sebagainya. Bawaslu, sambung dia, dibentuk untuk mencegah dan memastikan agar KPU dan peserta pemilu tidak melakukan pelanggaran peraturan pemilu.

"Tindakan Bawaslu memahami posisi KPU bukanlah menunjukan kearifan sikap. Tetapi justru menunjukan kebingungan akan posisi dan kewenangan dirinya. Semoga masalah ini tidak menjadi bahan untuk melaksanakan kegiatan FGD Bawaslu ke depan," imbuhnya.

Baca berita:
Panwas persilakan KPU tetapkan DPT dengan catatan
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved