MK sebaiknya tak tangani sengketa Pemilu 2014

Selasa, 05 November 2013 - 06:01 WIB
MK sebaiknya tak tangani...
MK sebaiknya tak tangani sengketa Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) sebaiknya tak lagi menangani Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2014. Keterpurukan citra MK saat ini tak tepat bila harus menangani hal-hal yang bersifat kepentingan politik.

"Dalam konteks MK yang mengalami krisis belakangan ini, menjadi catatan penting bagi semua pihak terkait pemilu dan rakyat," ujar pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro kepada Sindonews, Selasa (5/11/2013).

Dia menjelaskan, dalam kondisi saat ini MK perlu melakukan intrispeksi diri. Kredibilitasnya yang tengah terpuruk di mata rakyat ditunjukkan oleh seberapa besar kepercayaan pihak terkait pemilu dan rakyat kepada sembilan hakim konstitusi.

Terlebih saat ini MK kembali dipimpin oleh mantan politikus Partai Bulan Bintang yang nota bene partai tersebut menjadi peserta Pemilu 2014. Sehingga netralitas MK dalam menangani sengketa Pemilu Legislatif dan Presiden 2014 akan dipertanyakan.

"Dalam kondisi rakyat sedang mencermati MK, respons MK terhadap hasil Pemilu 2014 akan mendapat sorotan tajam publik," kata wanita yang akrab disapa Wiwieq ini.

Menurutnya wajar jika rakyat masih sangat khawatir dengan para hakim konstitusi setelah Akil Mochtar diberhentikan dengan tidak hormat. "Inilah catatan penting bagi MK yang harus senantiasa diingat bahwa rasa percaya rakyat masih belum pulih terhadap MK," kata profesor ilmu politik ini.

Lebih jauh dia mengatakan, perlunya dibentuk desk krisis pemilu, untuk mengantisipasi dan menanggapi kemungkinan munculnya konflik dalam semua tahapan Pemilu 2014. "Penanganan perselisihan pemilu nanti harus tetap mendapat pengawalan publik. Mungkin sudah saatnya dibentuk suatu wadah seperti desk krisis pemilu," kata dia.

MK di tangan politikus, demokrasi tak berkualitas
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved