Pecat Akil, pengamat nilai MKK lebay

Sabtu, 02 November 2013 - 06:43 WIB
Pecat Akil, pengamat...
Pecat Akil, pengamat nilai MKK lebay
A A A
Sindonews.com - Badan kehormatan atau majelis kehormatan, memiliki tugas menangani pelanggaran etika. Jika diketahui melakukan pelanggaran etika, maka sanksinya bisa berat.

Hal itu diungkapkan pengamat hukum Didin S Maolani. Dia mengatakan, begitu juga dengan Majelis Kehormatan Konstitusi (MKK), yang memiliki tugas memberikan sanksi bagi Hakim Konstitusi yang melakukan pelanggaran etika. Pelanggaran etika yang dimaksud, misalnya melakukan perselingkuhan dan pelanggaran etika lainnya.

"Jika terbukti, maka sanksinya bisa penurunan pangkat hingga melakukan pemecatan terhadap hakim yang melakukan pelanggaran," kata Didin kepada Sindonews, Jumat, 01 November 2013.

Dia mengatakan, dalam kasus Akil yang sedang menjalani proses hukum pidana, seharusnya MKK menyerahkan seluruhnya kepada penyidik KPK yang sedangkan menangani kasus pidana.

"Saya khawatir keputusan MKK yang melakukan pemecatan terhadap Akil akan menimbulkan masalah baru, jika proses hukum pidana belum selesai divonis (inkrah)," ungkapnya.

Salah satu yang dikhawatirkan, lanjutnya, jika proses hukum pidana inkrah dan meyatakan Akil terbukti tak bersalah, lalu keputusan MKK yang telah melakukan pemecatan secara tidak hormat bagaimana.

"Ini akan jadi masalah baru. Akil terbukti tidak bersalah berdasarkan hukum pidana, tapi harus kehilangan pekerjaan," tegasnya.

Dia menambahkan, jika proses hukum pidana ditangani secara benar dan tegas. Maka, biarkan proses itu berjalan. Penghentian Akil, katanya, tidak harus dilakukan oleh MKK.

"Presiden bisa melakukan pemecatan terhadap Akil. Saya khawatir, adanya MKK atau badan kehormatan lainnya, akan menimbulkan masalah baru. Jika orang yang bersangkutan terbukti tak bersalah secara pidana," katanya.

Baca juga langkah MKK sudah tepat.
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Infografis
5 Perguruan Tinggi Negeri...
5 Perguruan Tinggi Negeri yang Membuka Jalur Mandiri Nilai Rapor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved