Pemilu 2014 tak akan hasilkan presiden & legislator mumpuni
Rabu, 30 Oktober 2013 - 16:06 WIB
Pemilu 2014 tak akan hasilkan presiden & legislator mumpuni
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah memperkirakan, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang, tidak akan menghasilkan anggota DPR dan presiden yang lebih baik dari anggota DPR dan presiden saat ini.
Pasalnya, aturan mengenai pileg dan terutama pilpres tidak ada yang berubah dan bisa membawa bangsa ini mendapatkan wakil rakyatnya dan presidennya lebih baik.
“Saya yakin pemilu presiden dan pemilu legislatif 2014 nanti tidak akan menghasilkan presiden dan wakil rakyat yang lebih baik," kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2013).
"Bagaimana kita bisa mengharapkan hal itu, kalau aturan perundangan baik pileg dan pilpres bisa dikatakan tidak ada yang diubah? Presiden dan anggota DPR nanti pun tidak akan pernah bisa memperbaiki kondisi bangsa yang sakit seperti saat ini, karena regulasi tidak memungkinkan itu terjadi,” imbuhnya.
Mantan Wakil Presiden Jusuf kalla (JK) menambahkan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 akan seperti konser band. "Pemilu 2014 seperti konser band, akan ada penyanyi mencari band, dan band mencari penyanyi," ujar Jusuf Kalla (JK) dalam keterangan resminya yang diterima Sindonews, Selasa 29 Oktober 2013.
Menurut dia, banyak partai yang belum jelas capresnya dan belum jelas partainya. Sehingga masih saling mencari. Lebih lanjut dia menuturkan, baru sekira bulan Januari atau April
2014 ada kejelasan, karena capres dan partai akan saling mencari.
"Politik di Indonesia yang dinamis biasanya mendekati bulan-bulan pemilu akan diketahui calon-calon presiden yang diusung partai," katanya.
Berita terkait:
Pemilu 2014 jangan hasilkan demokrasi prabayar.
Pasalnya, aturan mengenai pileg dan terutama pilpres tidak ada yang berubah dan bisa membawa bangsa ini mendapatkan wakil rakyatnya dan presidennya lebih baik.
“Saya yakin pemilu presiden dan pemilu legislatif 2014 nanti tidak akan menghasilkan presiden dan wakil rakyat yang lebih baik," kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2013).
"Bagaimana kita bisa mengharapkan hal itu, kalau aturan perundangan baik pileg dan pilpres bisa dikatakan tidak ada yang diubah? Presiden dan anggota DPR nanti pun tidak akan pernah bisa memperbaiki kondisi bangsa yang sakit seperti saat ini, karena regulasi tidak memungkinkan itu terjadi,” imbuhnya.
Mantan Wakil Presiden Jusuf kalla (JK) menambahkan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 akan seperti konser band. "Pemilu 2014 seperti konser band, akan ada penyanyi mencari band, dan band mencari penyanyi," ujar Jusuf Kalla (JK) dalam keterangan resminya yang diterima Sindonews, Selasa 29 Oktober 2013.
Menurut dia, banyak partai yang belum jelas capresnya dan belum jelas partainya. Sehingga masih saling mencari. Lebih lanjut dia menuturkan, baru sekira bulan Januari atau April
2014 ada kejelasan, karena capres dan partai akan saling mencari.
"Politik di Indonesia yang dinamis biasanya mendekati bulan-bulan pemilu akan diketahui calon-calon presiden yang diusung partai," katanya.
Berita terkait:
Pemilu 2014 jangan hasilkan demokrasi prabayar.
(maf)