PKB akui JK & Mahfud punya akseptabilitas kuat
Selasa, 29 Oktober 2013 - 13:28 WIB
PKB akui JK & Mahfud punya akseptabilitas kuat
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Malik Haramain mengungkapkan, Jusuf Kalla (JK) maupun Mahfud MD bisa diterima masyarakat sebagai calon presiden (capres).
Hal ini diketahuinya setelah PKB beberapa kali mengunjungi daerah pemilihan (dapil).
"Setelah kita sounding ke dapil masing-masing, dua-duanya (JK-Mahfud) punya akseptabilitas yang kuat," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (29/10/2013).
Menurutnya, baik JK maupun Mahfud dapat diterima masyarakat, lantaran keduanya dinilai sebagai tokoh yang berpengalaman di legislatif maupun yudikatif.
"Bahkan Mahfud MD mampu menunjukkan reputasi baik ketika menjabat di MK (Mahkamah Konstitusi). Dua-duanya juga dianggap relatif clear, setidaknya dua-duanya belum pernah terjerat masalah hukum yang serius," sambungnya.
Sementara itu, ketika disinggung bagaimana penerimaan masyarakat terhadap capres yang digadang-gadangkan dari PKB lainnya, Rhoma Irama, dia menjawab. "Rhoma Irama juga diterima, apalagi kalau nyanyi (pengorbanan)," pungkasnya.
Berita terkait:
Dikabarkan JK ingin jadi Capres PKB.
Hal ini diketahuinya setelah PKB beberapa kali mengunjungi daerah pemilihan (dapil).
"Setelah kita sounding ke dapil masing-masing, dua-duanya (JK-Mahfud) punya akseptabilitas yang kuat," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (29/10/2013).
Menurutnya, baik JK maupun Mahfud dapat diterima masyarakat, lantaran keduanya dinilai sebagai tokoh yang berpengalaman di legislatif maupun yudikatif.
"Bahkan Mahfud MD mampu menunjukkan reputasi baik ketika menjabat di MK (Mahkamah Konstitusi). Dua-duanya juga dianggap relatif clear, setidaknya dua-duanya belum pernah terjerat masalah hukum yang serius," sambungnya.
Sementara itu, ketika disinggung bagaimana penerimaan masyarakat terhadap capres yang digadang-gadangkan dari PKB lainnya, Rhoma Irama, dia menjawab. "Rhoma Irama juga diterima, apalagi kalau nyanyi (pengorbanan)," pungkasnya.
Berita terkait:
Dikabarkan JK ingin jadi Capres PKB.
(maf)