Untuk amankan Pemilu 2014, Polri kurang personel
Senin, 28 Oktober 2013 - 16:06 WIB
Untuk amankan Pemilu 2014, Polri kurang personel
A
A
A
Sindonews.com - Untuk pengamanan ekstra di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai, saat ini Polri masih kekurangan personel untuk mengamankan Pemilu 2014.
"Untuk Pemilu 2014 masih kekurangan anggota sekitar 20 ribu personel," kata Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013).
Untuk itu, Kompolnas menegaskan, Kapolri baru Komjen Pol Sutarman, harus mulai mempersiapkan pengamanan tersebut.
"Kapolri baru, juga sudah harus mulai mempersiapkan pasukan pengamanan pemilu, termasuk juga pengadaan Ssarpras (Staf Sarana dan Prasarana Polri) pemilu yang saat ini masih belum terdukung sepenuhnya," ucap Edi.
Dia menambahkan, selain itu, informasi untuk pengamanan pemilu sangat penting. Khususnya untuk wilayah-wilayah yang diduga kuat rawan akan konflik horizontal.
"Kami meminta kepada Kapolri baru untuk mulai meningkatkan operasi-operasi Kepolisian, termasuk operasi sandi untuk menciptakan situasi yang semakin kondusif pada Pemilu 2014," pungkas Edi.
Berita terkait, amankan Pemilu 2014, Polri terapkan sistem infromasi terpadu.
"Untuk Pemilu 2014 masih kekurangan anggota sekitar 20 ribu personel," kata Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013).
Untuk itu, Kompolnas menegaskan, Kapolri baru Komjen Pol Sutarman, harus mulai mempersiapkan pengamanan tersebut.
"Kapolri baru, juga sudah harus mulai mempersiapkan pasukan pengamanan pemilu, termasuk juga pengadaan Ssarpras (Staf Sarana dan Prasarana Polri) pemilu yang saat ini masih belum terdukung sepenuhnya," ucap Edi.
Dia menambahkan, selain itu, informasi untuk pengamanan pemilu sangat penting. Khususnya untuk wilayah-wilayah yang diduga kuat rawan akan konflik horizontal.
"Kami meminta kepada Kapolri baru untuk mulai meningkatkan operasi-operasi Kepolisian, termasuk operasi sandi untuk menciptakan situasi yang semakin kondusif pada Pemilu 2014," pungkas Edi.
Berita terkait, amankan Pemilu 2014, Polri terapkan sistem infromasi terpadu.
(maf)