Jokowi belum tentu jadi capres

Senin, 28 Oktober 2013 - 04:29 WIB
Jokowi belum tentu jadi...
Jokowi belum tentu jadi capres
A A A
Sindonews.com - Politikus PDIP yang juga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum tentu diusung menjadi Calon Presiden (Capres) 2014.

Partai berlambang kepala banteng itu hingga saat ini masih merahasiakan capres yang akan diusungnya pada Pilpres 2014. Pengamat politik dari Universitas Airlangga Haryadi mengatakan, PDIP baru akan memainkan isu capres mendekati Pemilu Legislatif 2014.

"Perkiraan saya PDIP baru akan memunculkan nama-nama calonnya pada Januari tahun depan ya. Kalau sekarang ini tidak," ujarnya saat berbincang dengan Sindonews, Senin (28/10/2013).

Meski memiliki elektabilitas dan popularitas paling tinggi sebagai capres, PDIP belum tentuakan mengusung mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah, itu sebagai capres. Masih ada hasrat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mempertahankan dinasti keluarganya sebagai pemegang kekuasaan.

Haryadi menjelaskan, sejauh ini PDIP sudah memasang target perolehan suara Pemilu Legislatif sebesar 27 persen. Artinya PDIP menargetkan mengusung pasangan capres sendiri, tanpa koalisi. "Bisa saja capresnya Bu Mega, cawapresnya Jokowi. Asalkan perolehan suara yang ditargetkan tercapai," ujar Haryadi.

Menurutnya, masih ada hasrat Mega mempertahankan rantai tirani keluarganya dalam partainya. Sehingga mungkin saja Mega tidak akan memajukan Jokowi sebagai capres. Jokowi lanjut dia, merupakan kader PDIP yang elektabilitas dan popularitasnya didorong oleh kekuatan dari luar partai.

Kalangan internalnya tentu tidak 100 persen mendorong popularitas dan elektabilitas Jokowi hingga seperti sekarang. "Internal PDIP tentu ada yang mendukung, ada yang tidak," ucapnya.

Haryadi menambahkan, Jika PDIP mencapai perolehan suara 27 persen seperti yang ditargetkan, maka Jokowi kemungkinan hanya diusung sebagai cawapres, namun jika perolehan suara PDIP kurang dari 27 persen maka PDIP kemungkinan akan mengusung Jokowi sebagai cawapres dan pasangan cawapres Jokowi diusung dari mitra koalisinya.

"Peluangnya dia (Jokowi) berpasangan dengan Mega, kalau Jokowi nomor satu maka nomor duanya itu sangat bergantung suara pileg nanti," kata dia.

Survei: Jokowi tak bisa dongkrak suara PDIP
(lal)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved