Mou KPU-Lemsaneg diputuskan ditinjau ulang
Kamis, 24 Oktober 2013 - 17:51 WIB
Mou KPU-Lemsaneg diputuskan ditinjau ulang
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) sepakat untuk meninjau ulang kerja sama yang sudah dijalin sebelumnya.
Keputusan ini berdasarkan hasil rapat gabungan antara Komisi I, Komisi II, KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Lemsaneg, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Ini kita tinjau ulang dan serahkan KPU atas nama undang-undang untuk jalin kerja sama dengan konsorsium atau apapun namanya yang melibatkan pakar IT, ahli IT, termasuk ahli yang ada di KPU," kata Pimpinan Rapat yang juga Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (24/10/2013).
"Proses pengamanan data KPU perlu secara khusus diaudit untuk memastikan semua berjalan dengan baik. Apa bisa disetujui?" tanya Priyo.
"Setuju," jawab anggota dewan yang hadir.
Mendengar keputusan rapat tersebut, Ketua KPU Husni Kamil Manik pun tak mempersoalkannya. "Kami siap jalankan rekomendasi ini dalam peninjauan kembali atas diktum-diktum dari kesepakatan yang telah kami ambil," kata Husni.
Baca berita:
PDIP curigai partai penguasa di balik KPU-Lemsaneg
Keputusan ini berdasarkan hasil rapat gabungan antara Komisi I, Komisi II, KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Lemsaneg, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Ini kita tinjau ulang dan serahkan KPU atas nama undang-undang untuk jalin kerja sama dengan konsorsium atau apapun namanya yang melibatkan pakar IT, ahli IT, termasuk ahli yang ada di KPU," kata Pimpinan Rapat yang juga Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (24/10/2013).
"Proses pengamanan data KPU perlu secara khusus diaudit untuk memastikan semua berjalan dengan baik. Apa bisa disetujui?" tanya Priyo.
"Setuju," jawab anggota dewan yang hadir.
Mendengar keputusan rapat tersebut, Ketua KPU Husni Kamil Manik pun tak mempersoalkannya. "Kami siap jalankan rekomendasi ini dalam peninjauan kembali atas diktum-diktum dari kesepakatan yang telah kami ambil," kata Husni.
Baca berita:
PDIP curigai partai penguasa di balik KPU-Lemsaneg
(kri)