Ini solusi hilangkan politik dinasti

Kamis, 17 Oktober 2013 - 08:00 WIB
Ini solusi hilangkan...
Ini solusi hilangkan politik dinasti
A A A
Sindonews.com - Maraknya politik dinasti di sejumlah daerah, rupanya menuai beragam komentar. Salah satunya berasal dari pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto.

Menurutnya, untuk menghilangkan politik dinasti di daerah, perlu adanya mekanisme yang dimiliki partai, untuk mendukung kader sebagai pejabat publik. Artinya, seorang pejabat publik minimal memiliki pengalaman dan kapasitas.

"Sehingga partai tidak hanya dijadikan kendaraan rentalan, untuk menjadi pejabat publik. Politik dinasti tercipta, karena terjadi transaksional politik di dalam partai," katanya kepada Sindonews, Rabu, 16 Oktober 2013.

Kemudian, lanjutnya, dibuat sistem atau mekanisme seperti Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu, yang akan memberikan peluang kepada kader yang memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menjadi pejabat publik.

"Tapi perlu diperhatikan pula, untuk menjadi RUU Pemilu menjadi UU Pemilu DPR jangan asal-asalan. Artinya, membuat aturan yang memang tidak melanggar hak memilih dan dipilih dalam berpolitik," ungkapnya.

Selain itu, persyaratan calon yang direkrut untuk menjadi pejabat publik harus diperketat. "UU Pilkada harus memiliki aturan yang ketat, agar calon pejabat publik memiliki pengalaman dan kapasitas," imbuhnya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
Politik Dinasti Dikhawatirkan...
Politik Dinasti Dikhawatirkan Bawa Reformasi ke Titik Nol
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Mimbar Bebas Selamatkan...
Mimbar Bebas Selamatkan Demokrasi
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved