Pemimpin & politikus 2014 harus pro lingkungan
Selasa, 01 Oktober 2013 - 15:24 WIB
Pemimpin & politikus 2014 harus pro lingkungan
A
A
A
Sindonews.com - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, mulai bermunculan calon politikus dan pemimpin Indonesia memperkenalkan diri mereka, melalui berbagai macam media publik. Sayangnya isu lingkungan utamanya kehutanan, sampai saat ini belum pernah dikemukakan.
"Padahal, isu kehutanan menjadi pokok bahasan yang harusnya digarap untuk melindungi kesejahteraan kita dan dunia dalam jangka panjang," kata Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM) Satyawan Pudyatmoko, Selasa (1/10/2013).
"Karenanya kita perlu melakukan sosialisasi pemahaman pentingnya lingkungan hutan pada masyarakat agar mereka nantinya bisa memilih calon yang pro lingkungan," imbuhnya.
Satyawan menuturkan, tidak semua rakyat Indonesia mengetahui apa yang terjadi saat ini seperti curah hujan tak menentu, kekeringan, pemanasan global, maupun munculnya berbagai penyakit merupakan akibat dari tidak bisanya kita memelihara lingkungan.
"Karenanya kita perlu pintar-pintar memilih pemimpin di 2014. Pilihlah pemimpin yang pro lingkungan. Bisa dilihat dari track record para calon. Apakah dia pernah punya program pro lingkungan atau tidak, bagaimana aksi nyatanya terhadap lingkungan. Dengan memilih pemimpin pro lingkungan, kebijakan yang nantinya diciptakan pun akan pro lingkungan," jelasnya.
"Padahal, isu kehutanan menjadi pokok bahasan yang harusnya digarap untuk melindungi kesejahteraan kita dan dunia dalam jangka panjang," kata Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM) Satyawan Pudyatmoko, Selasa (1/10/2013).
"Karenanya kita perlu melakukan sosialisasi pemahaman pentingnya lingkungan hutan pada masyarakat agar mereka nantinya bisa memilih calon yang pro lingkungan," imbuhnya.
Satyawan menuturkan, tidak semua rakyat Indonesia mengetahui apa yang terjadi saat ini seperti curah hujan tak menentu, kekeringan, pemanasan global, maupun munculnya berbagai penyakit merupakan akibat dari tidak bisanya kita memelihara lingkungan.
"Karenanya kita perlu pintar-pintar memilih pemimpin di 2014. Pilihlah pemimpin yang pro lingkungan. Bisa dilihat dari track record para calon. Apakah dia pernah punya program pro lingkungan atau tidak, bagaimana aksi nyatanya terhadap lingkungan. Dengan memilih pemimpin pro lingkungan, kebijakan yang nantinya diciptakan pun akan pro lingkungan," jelasnya.
(maf)