Pemerintah bantah tak beri perhatian pada Wilfrida

Senin, 30 September 2013 - 20:21 WIB
Pemerintah bantah tak...
Pemerintah bantah tak beri perhatian pada Wilfrida
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono membantah, pemerintah tak memberikan perhatian terhadap Wilfrida Soik (17), pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terancam hukuman mati di Malaysia.

"Siapa bilang? Kedutaan sangat peduli, meskipun tentu ada batas-batasnya," ujar Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) ini di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/9/2013).

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa KBRI untuk Malaysia selama ini sudah memberikan perhatian kepada Wilfrida.

"Kedutaan memberikan perhatian, bantuan advokasi dan sebagainya. Mudah-mudahan ada hasilnya, tidak sampai dihukum mati. Kalau tidak pembebasan, paling tidak ada keringanan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), meminta kepada pemerintah untuk bersungguh-sungguh melakukan pembelaan terhadap Wilfrida Soik, pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekedar informasi, pengadilan Malaysia menuduh Wilfrida membunuh majikan perempuannya yang bernama Yeap Seok Pen pada 7 Desember 2010 lalu.

Wilfrida mengaku sama sekali tak terlintas berencana membunuh majikannya tersebut, dan hanya berupaya membela diri dari tindakan kekerasan Yeap terhadap dirinya.

Baca juga berita Prabowo akan dampingi Wilfrida jalani sidang di Malaysia.
(lal)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved