Demokrat dilema cari pengganti Pasek
Minggu, 29 September 2013 - 17:42 WIB
Demokrat dilema cari pengganti Pasek
A
A
A
Sindonews.com - Peneliti Institute Riset Indonesia (Insis) Mochtar W Oetomo memprediksi Ruhut Poltak Sitompul akan menang dan jadi Ketua Komisi III, jika berujung pada pemilihan suara atau voting untuk menentukan apakah dirinya diterima atau ditolak menggantikan Gede Pasek Suardika.
"Voting akan menang, Demokrat ada berapa? Belum lagi dari koalisi," kata Mochtar di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (29/9/2013).
Kata dia, saat ini Partai Demokrat tengah dilema apakah akan tetap mengusung Ruhut atau sebaliknya dengan mencari nama lain untuk diajukan.
"Ini bagi Demokrat pilihan dilematis. Kalau pilihannya marwah dan harga diri, kalau ngalah kan dianggap tidak punya harga diri. Tetapi juga harus berpikir masalah besar," tegasnya.
"Kalau berpikir panjang harus mengganti. Kalau bicara harga diri, tentu akan mempertahankan Ruhut," sambungnya.
Lanjut Mochtar, untuk menjadi ketua komisi maka seorang politikus harus memiliki komunikasi yang cakap dengan anggotanya sehingga ihwal yang diinginkan dapat tercapai.
"Menjadi ketua komisi kan kompleks. Harus pandai komunikasi dengan anggota komisi, dengan stakeholder. Bagaimana bisa kerja efektif kalau tidak didukung anggotanya," pungkasnya.
Baca juga berita Penolakan Ruhut bikin Demokrat sedih.
"Voting akan menang, Demokrat ada berapa? Belum lagi dari koalisi," kata Mochtar di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (29/9/2013).
Kata dia, saat ini Partai Demokrat tengah dilema apakah akan tetap mengusung Ruhut atau sebaliknya dengan mencari nama lain untuk diajukan.
"Ini bagi Demokrat pilihan dilematis. Kalau pilihannya marwah dan harga diri, kalau ngalah kan dianggap tidak punya harga diri. Tetapi juga harus berpikir masalah besar," tegasnya.
"Kalau berpikir panjang harus mengganti. Kalau bicara harga diri, tentu akan mempertahankan Ruhut," sambungnya.
Lanjut Mochtar, untuk menjadi ketua komisi maka seorang politikus harus memiliki komunikasi yang cakap dengan anggotanya sehingga ihwal yang diinginkan dapat tercapai.
"Menjadi ketua komisi kan kompleks. Harus pandai komunikasi dengan anggota komisi, dengan stakeholder. Bagaimana bisa kerja efektif kalau tidak didukung anggotanya," pungkasnya.
Baca juga berita Penolakan Ruhut bikin Demokrat sedih.
(lal)