2 alasan SBY pilih Sutarman
Minggu, 29 September 2013 - 14:43 WIB
2 alasan SBY pilih Sutarman
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, ada dua hal bahan pertimbangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Sutarman sebagai calon tunggal Kapolri.
"Pertama, dekat secara personal dengan SBY," kata Ray dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Jakarta, Minggu (29/9/2013).
Lalu hal yang kedua menurut Ray adalah memastikan bahwa setiap perkara yang nantinya akan membelit SBY dikemudian hari, tidak akan dibahas lagi atau ditutup seperti kasus Century, kasus Hambalang, dan kasus lainnya.
"Kedua, memastikan bahwa kelak setelah SBY tak lagi berkuasa, Kapolri tidak akan masuk ke ranah penyelidikan kasus-kasus yang dikait-kaitkan dengan SBY dan keluarganya," papar Ray.
Dari kedua hal tersebut, menurut Ray yang menjadi sorotan paling penting yakni hal yang kedua, bahwa kasus yang melilit SBY dan keluarganya tidak akan angkat oleh Polri.
"Saya pikir, jaminan tidak akan mengutak-atik kasus-kasus yang dikaitkan dengan SBY inilah, yang menjadi dasar dominan bagi penetapan calon Kapolri,"
Untuk diketahui, Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso telah menerima surat resmi yang langsung ditandatangani oleh Presiden SBY untuk memberhentikan Jendral Timur Pradopo sekaligus penetapan Kabareskrim Komjen Pol Sutarman sebagai calon tunggal pengganti Timur Pradopo.
Untuk itu, DPR akan segera menggelar rapat dan mengadakan uji kepatutan dan kelayakan kepada Sutarman yang diilih oleh SBY sebagai kandidat tunggal Kapolri.
Baca juga berita DPR diminta cermati 6 kelemahan Sutarman.
"Pertama, dekat secara personal dengan SBY," kata Ray dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Jakarta, Minggu (29/9/2013).
Lalu hal yang kedua menurut Ray adalah memastikan bahwa setiap perkara yang nantinya akan membelit SBY dikemudian hari, tidak akan dibahas lagi atau ditutup seperti kasus Century, kasus Hambalang, dan kasus lainnya.
"Kedua, memastikan bahwa kelak setelah SBY tak lagi berkuasa, Kapolri tidak akan masuk ke ranah penyelidikan kasus-kasus yang dikait-kaitkan dengan SBY dan keluarganya," papar Ray.
Dari kedua hal tersebut, menurut Ray yang menjadi sorotan paling penting yakni hal yang kedua, bahwa kasus yang melilit SBY dan keluarganya tidak akan angkat oleh Polri.
"Saya pikir, jaminan tidak akan mengutak-atik kasus-kasus yang dikaitkan dengan SBY inilah, yang menjadi dasar dominan bagi penetapan calon Kapolri,"
Untuk diketahui, Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso telah menerima surat resmi yang langsung ditandatangani oleh Presiden SBY untuk memberhentikan Jendral Timur Pradopo sekaligus penetapan Kabareskrim Komjen Pol Sutarman sebagai calon tunggal pengganti Timur Pradopo.
Untuk itu, DPR akan segera menggelar rapat dan mengadakan uji kepatutan dan kelayakan kepada Sutarman yang diilih oleh SBY sebagai kandidat tunggal Kapolri.
Baca juga berita DPR diminta cermati 6 kelemahan Sutarman.
(lal)