Loyalis Anas dinilai lebih baik dari kader SBY
Jum'at, 20 September 2013 - 17:36 WIB
Loyalis Anas dinilai lebih baik dari kader SBY
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR RI, Syarifuddin Sudding merupakan salah satu yang menolak Ruhut Poltak Sitompul menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suardika. Ia menyayangkan Fraksi Partai Demokrat yang menunjuk Ruhut untuk menggantikan Pasek lantaran penuh kontroversi.
"Kader-kader Anas Urbaningrum di Partai Demokrat itu lebih baik dibandingkan dengan kader SBY," kata Sudding di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2013).
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini juga mengatakan, Ketua Komisi III sebelumnya, yakni Benny K Harman dan Pasek merupakan orang yang cocok menjabat Ketua Komisi III DPR. Berbeda dengan Ruhut, mantan publik figur itu.
"Ketika Benny K Harman jadi pimpinan Komisi III sangat baik. Pak Pasek juga mampu mengakselerasi berbagai macam perkembangan dinamika di Komisi III, sehingga Komisi III tetap on the track dalam menyikapi berbagai persoalan," terangnya.
Sudding menyadari Ketua Komisi III merupakan hak Partai Demokrat, namun dirinya menyayangkan sikap fraksi yang menurutnya tidak memikirkan lebih mendalam dengan menunjuk Ruhut sebagai ketua.
"Setelah Komisi III lakukan pergantian, ini yang timbulkan kontroversi di kawan-kawan Komisi III, kenapa tidak dipikirkan Fraksi Partai Demokrat yang betul-betul mampu. Katakanlah untuk mengakselerasi berbagai macam dinamika perkembangan yang ada supaya Komisi III ini tetap kita jaga marwahnya, dalam sikapi berbagai persoalan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf menyayangkan sikap penolakan anggota Komisi III. Dirinya meminta mereka menghargai keputusan fraksi dan memberikan kesempatan kepada Ruhut untuk memimpin.
Baca juga berita Pasek merasa beruntung dicopot dari Ketua Komisi III
"Kader-kader Anas Urbaningrum di Partai Demokrat itu lebih baik dibandingkan dengan kader SBY," kata Sudding di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2013).
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini juga mengatakan, Ketua Komisi III sebelumnya, yakni Benny K Harman dan Pasek merupakan orang yang cocok menjabat Ketua Komisi III DPR. Berbeda dengan Ruhut, mantan publik figur itu.
"Ketika Benny K Harman jadi pimpinan Komisi III sangat baik. Pak Pasek juga mampu mengakselerasi berbagai macam perkembangan dinamika di Komisi III, sehingga Komisi III tetap on the track dalam menyikapi berbagai persoalan," terangnya.
Sudding menyadari Ketua Komisi III merupakan hak Partai Demokrat, namun dirinya menyayangkan sikap fraksi yang menurutnya tidak memikirkan lebih mendalam dengan menunjuk Ruhut sebagai ketua.
"Setelah Komisi III lakukan pergantian, ini yang timbulkan kontroversi di kawan-kawan Komisi III, kenapa tidak dipikirkan Fraksi Partai Demokrat yang betul-betul mampu. Katakanlah untuk mengakselerasi berbagai macam dinamika perkembangan yang ada supaya Komisi III ini tetap kita jaga marwahnya, dalam sikapi berbagai persoalan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf menyayangkan sikap penolakan anggota Komisi III. Dirinya meminta mereka menghargai keputusan fraksi dan memberikan kesempatan kepada Ruhut untuk memimpin.
Baca juga berita Pasek merasa beruntung dicopot dari Ketua Komisi III
(kri)