Bawaslu nilai parpol belum aktif kawal DPT

Sabtu, 14 September 2013 - 09:25 WIB
Bawaslu nilai parpol...
Bawaslu nilai parpol belum aktif kawal DPT
A A A
Sindonews.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Muhammad mengatakan, partai politik (parpol) sangat minim melakukan kontrol terhadap proses daftar pemilih.

Padahal menurutnya, peserta pemilu mempunyai peran yang sama untuk menekan potensi pelanggaran pemilu termasuk persoalan daftar pemilih tetap (DPT).

"Padahal yang mengetahui basis suaranya adalah peserta pemilu. Mohon maaf, karena tidak bersentuhan dengan kepentingan parpol," katanya, Sabtu (13/9/2013).

Dia mengatakan DPT cacat pada pemilu 2009 lalu, sehingga jangan sampai kecacatan itu kembali terulang pada pemilu ini.

Namun belum ada kesadaran dari parpol untuk mengawasi DPT secara lebih cermat. Padahal ketika bermasalah hampir semua partai berteriak soal DPT.

"Yang menyampaikan tidak sampai 1 persen memberikan koreksi. Parpol hanya soal DCS (fatar pemilih sementara)," katanya.

Sehingga yang perlu dibangun adalah kesadaran bersama.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved