Koalisi MK minta pengangkatan Patrialis dicabut

Selasa, 10 September 2013 - 13:39 WIB
Koalisi MK minta pengangkatan...
Koalisi MK minta pengangkatan Patrialis dicabut
A A A
Sindonews.com - Koalisi Penyelamat Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang perdana gugatan pengangkatan Hakim MK, Partialis Akbar secara aklamasi (sepihak) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sesuai dengan surat Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 87/P Tahun 2013, yang dinilai tidak transparan.

Koalisi Penyelamat MK itu terdiri dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Indonesia Legal Roundtable (ILR), Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (ELSAM), Public Interest Lawyer Networks (PILNET) dan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Direktur Advokat dari YLBHI Bahrain menegaskan, SBY telah melanggar Pasal 15, 19 dan 20 Undang-Undang (UU) Nomor 24 tahun 2003 tentang MK mengenai transparansi dan partisipatif dalam pemilihan Hakim MK.

"Dalam gugatan ini, kami meminta Keppres pengangkatan Patrialis Akbar (sebagai Hakim Konstitusi) dicabut," tegas Bahrain di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jalan Sentra Primer Baru Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013).

Bahrain mengatakan, pemilihan secara aklamasi Patrialis tersebut, menjadi Hakim MK tidak sesuai dengan prosedural UU yang berlaku. Sehingga dinilai tidak menampung aspirasi dari masyarakat dan tidak terbuka.

"Patrialis Akbar diangkat menjadi Hakim MK tidak melalui fit and proper test, tiba-tiba ditunjuk. Ada apa ini sebenarnya, inikan harus dibuktikan," tegasnya.

Diketahui, sidang perdana gugatan terhadap Pemerintah ini dipimpin oleh Majelis Hakim, Bambang Heriyanto (Hakim Ketua), Elizabeth I E H L Tobing, Teguh Satya Bhakti dan Panitera Pengganti yakni Nanang Damini.

Untuk mengetahui berita awal dari berita ini, silakan klik link ini.
(maf)
Berita Terkait
Arsul Sani Jalani Uji...
Arsul Sani Jalani Uji Calon Hakim Konstitusi
Pisah Sambut Hakim Mahkamah...
Pisah Sambut Hakim Mahkamah Konstitusi
Aksi Menolak Arogansi...
Aksi Menolak Arogansi DPR
Bukan Utusan Lembaga
Bukan Utusan Lembaga
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Kirim Surat ke MK, 9 Hakim Diminta Mundur
Ketua Hakim Konstitusi...
Ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman Jalani Pemeriksaan
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved