Elektabilitas Demokrat stagnan, Partai Hanura meroket

Senin, 02 September 2013 - 15:33 WIB
Elektabilitas Demokrat...
Elektabilitas Demokrat stagnan, Partai Hanura meroket
A A A
Sindonews.com - Lembaga Klimatologi Politik (LKP) merilis hasil surveinya pada hari ini. Salah satu kesimpulannya adalah elektabilitas Partai Demokrat hanya sebesar 8,9 persen.

Hal itu tidak beda jauh dengan survei berbagai lembaga riset pada tiga atau empat bulan lalu. "Dapat dikatakan elektabilitas Partai Demokrat dalam beberapa bulan terakhir cenderung stagnan," ujar CEO Lembaga Klimatologi Politik Usman Rachman, saat konferensi pers di hotel Grand Menteng, Matraman, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Nasib berbeda dialami Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Tingginya popularitas atau tingkat pengenalan publik terhadap deklarasi pasangan calon Presiden (Capres)-calon Wakil Presiden (Cawapres) yang diusung Partai Hanura, Wiranto-Hary Tanoesoedibjo (Win-HT) membuat elektabilitas Partai Hanura terdongkrak.

"Elektabilitas Partai Hanura yang pada survei LKP Mei 2013 baru sebesar 6,3 persen, kali ini meroket menjadi 10,9 persen," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Partai Hanura bersaing ketat dengan Partai Gerindra memperebutkan posisi ke 3 dan ke 4 dalam ranking elektabilitas partai jelang Pemilu 2014.

Survei LKP ini dilaksanakan pada tanggal 12-18 Agustus 2013 lalu, di 33 Provinsi dengan mengambil sampel sebanyak 450 responden melalui teknik multi-stage random sampling.

Sedangkan ambang kesalahan (margin of error) dari survei ini adalah kurang lebih 46 persen dan level of confidence 95 persen.

Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, dengan menghubungi responden via telepon dan berpedoman pada kuesioner.
(stb)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved