LPI: HT tokoh bebas KKN

Rabu, 28 Agustus 2013 - 15:41 WIB
LPI: HT tokoh bebas...
LPI: HT tokoh bebas KKN
A A A
Sindonews.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT), dinilai sebagai tokoh yang cukup bersih dari permasalahan korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Hal demikian merupakan hasil focused group discussion (FGD) tentang kadar nasionalisme para calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diadakan Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) pada 17 Agustus 2013, dengan para pakar serta masyarakat pada 24 Agustus 2013. Lalu, pada 26 Agustus 2013 dengan aktivis mahasiswa.

Dalam konteks tidak pernah KKN, HT memperoleh nilai 67 atau berada diurutan ketiga. Dalam hal ini, diurutan pertama dengan memperoleh nilai 79 yakni Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dan di urutan kedua, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Kemudian disusul dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan perolehan skor 68. Yang paling jeblok atau paling terbawah yakni Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dengan perolehan nilai paling rendah yakni 33.

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menuturkan, pandangan para peserta focused group discussion (FGD) tentang kadar nasionalisme para Capres dan Cawapres 2014 itu digali dalam bentuk diskusi mendalam selama proses penelitian.

Jadi, kata dia, penelitian ini menggunakan mixed-approach kualitatif-kuantitatif. "Scoring dilakukan oleh peserta dalam skala 0-10, dengan 0 = yang terburuk atau terendah dan 10 = terbaik atau tertinggi," ujarnya di Gallery Cafe, Taman Ismail Marzuki, Ciikini, Jakarta, Rabu (28/8/2013).

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada tiga indikator utama dalam penelitian ini, yakni kualitas personal, rekam jejak dan visi keindonesiaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggeser wacana popularitas dalam penelitian yang berkaitan dengan pemilu 2014 dengan wacana kualitas atau kompetensi.

Berikut hasil penelitian LPI tentang tokoh yang tidak melakukan KKN.

1.Megawati Soekarnoputri (79)
2.Joko Widodo (79)
3.Prabowo Subianto (68)
4.Hary Tanoe (67)
5.Surya Paloh (67)
6.Jusuf Kalla (62)
7.Wiranto (61)
8.Puan Maharani (58)
9.Mahfud MD (57)
10.Gita Wirjawan (54)
11.Chairul Tandjung (52)
12.Muhaimin Iskandar (51)
13.Agus Martowardoyo (51)
14.Dahlan Iskan (51)
15.Endriartono Sutarto (48)
16.Djoko Suyanto (47)
17.Sutiyoso (46)
18.Pramono Edhie Wibowo (46)
19.Suryadarma Ali (43)
20.Akbar Tandjung (43)
21.Sri Mulyani Indrawati (42)
22.Kristiani Herawati Yudhoyono (41)
23.Hatta Rajasa (37)
24.Aburizal Bakrie (33)
(lal)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar Korupsi
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved