Ditahan polisi, Robert Tantular tuding perintah JK

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 22:51 WIB
Ditahan polisi, Robert...
Ditahan polisi, Robert Tantular tuding perintah JK
A A A
Sindonews.com - Robert Tantular, terpidana kasus penggelapan dana nasabah Bank Century, menuding Wakil Presiden Periode 2004-2009 M Jusuf Kalla berada di balik penahanannya.

Pernyataan tersebut diungkapkannya usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagi saksi kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Robert diperiksa untuk tersangka Mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya.

"Pada tanggal 21 Agustus 2009, bahwa Pak JK yang memerintahkan Kapolri untuk menangkap saya," tuding mantan pemilik Bank Century ini di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2013).

Di sisi lain, dia mengklaim tidak mengetahui bagaimana mekanisme pemberian FPJP BI ke Bank Century. Dia berdalih, saat pencairan itu dirinya sudah ditahan oleh Mabes Polri.

"Seperti diketahui, saya ditangkap pada tanggal 25 November 2008 sedangkan bailout itu dicairkan pada tanggal 24 November sampai Juli 2009, menjadi total Rp6,7 triliun. Jadi saat pencairan itu saya kan sudah di dalam tahan Mabes Polri bagaimana saya tahu pencairan dana itu," kilahnya.

Tak lupa, Robert berusaha yang berusaha menyembunyikan bagaimana peran dan keterlibatan Boediono yang kini menjadi Wakil Presiden. "Ya itu belum sampai ke sana (soal Boediono). Itu aja dulu," tandasnya.

Robert Tantular merupakan terpidana kasus Century dalam penggelapanan dana nasabah. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menvonis terdakwa Robert Tantular atas kasus penyimpangan di Bank Century dengan hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp50 miliar, subsider lima bulan kurungan. Saat ini dia menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur.
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
Infografis
Mantan Presiden Filipina...
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap atas Perintah ICC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved