Dubes Filipina untuk RI datangi KPK

Rabu, 21 Agustus 2013 - 16:08 WIB
Dubes Filipina untuk...
Dubes Filipina untuk RI datangi KPK
A A A
Sindonews.com - Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi akan meraih penghargaan internasional dari negara tetangga, Filipina, kategori intitusi negara yang intens dalam pemberantasan korupsi.

Penghargaan yang diberi nama Ramon Magsaysay akan segera diserahkan kepada lembaga anti korupsi KPK pada 31 Agustus 2013. Duta Besar Filipina untuk Indonesia Rosario Aguinaldo sore ini mendatangi Gedung KPK untuk menyampaikan secara langsung kepada pimpinan KPK, mengenai pemberian penghargaan tersebut.

Menurut Ketua KPK Abraham Samad, Ramon Magsaysay Award ini sudah kesekian kalinya memberikan penghargaan kepada tokoh Indonesia. Namun kali ini, Ramon Magsaysay Award untuk pertama kali diberikan kepada KPK yang merupakan sebuah lembaga.

"Ramon (Ramon Magsaysay Award) ini sudah beberapa kali diberikan ke Indonesia. tapi untuk pertama kalinya Ramon diberikan kepada sebuah institusi KPK. Kita sangat apresiasi. surprise," kata Abraham, dikantor KPK, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

Abraham menuturkan, pemberian penghargaan tersebut menunjukan lembaga sekelas KPK memiliki kontribusi nyata untuk berperan aktif dalam isu global termasuk isu pemberantasan korupsi.

"Penerimaan ini menjadi motivasi yang kuat bagi rekan-rekan KPK untuk terus perkuat diri, satukan persepsi agar pemberantasan korupsi jalan terus," pintanya.

Sementara itu, wakil ketua KPK, Adnan Pandu Praja, mengatakan KPK diharapkan menjadi mitra bagi lembaga pemberantasan korupsi untuk wilayah Asia Pasifik. "Kita bisa warnai pemberantasan korupsi di Asia Pasifik termasuk Filipina," imbuhnya.
(lal)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved