Guru keluhkan waktu pelaksanaan PLPG

Selasa, 20 Agustus 2013 - 04:43 WIB
Guru keluhkan waktu...
Guru keluhkan waktu pelaksanaan PLPG
A A A
Sindonews.com - Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) 2013 gelombang pertama yang dilaksanakan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai pelaksana telah dimulai.

Pada pelaksanaan hari pertama, cukup banyak guru peserta yang mengeluhkan pemberitahuan pelaksanaannya yang sangat mendadak.

"Saya pikir pemberitahuan pelaksanaannya sangat mendadak. Saya sendiri baru tahu sekitar beberapa hari yang lalu kalau saya masuk gelombang pertama. Pemberitahuan yang mendadak membuat kami kurang persiapan," ujar Guru IPS SMP Maarif Kalibawang Kulonprogo Listia, Senin (19/8/2013).

Ditemui di P4TK Matematika Yogyakarta sebelum pelaksanaan PLPG dimulai, Listia mengaku kesulitan mengakses pengumuman pelaksanaan PLPG. Hal ini dikarenakan seluruh informasi dan pengumuman dilakukan melalui internet, tepatnya pada website resmi PLPG.

"Daerah rumah dan sekolah kami bisa dikatakan masih di pedesaan. Sinyal internet di sana sangat susah. Ini yang menjadi kendala kami mengakses informasi mengenai pelaksanaan PLPG. Memang jauh hari sudah tertulis pelaksanaan gelombang pertama hari ini (kemarin), namun pemberitahuan siapa masuk gelombang berapa ya baru beberapa hari yang lalu," jelasnya.

Dikatakan Listia, dikarenakan sinyal internet yang tidak menjangkau daerah asalnya, guru yang berada di pedesaan harus rajin meng-update informasi pada dinas pendidikan di kabupaten. Namun terkadang informasi dari dinas pun tidak lengkap.

"Karenanya akan lebih baik jika pemberitahuan dilakukan tidak hanya melalui internet tapi juga melalui surat tertulis. Ini akan lebih melegakan kami," imbuhnya.

Mengenai materi pembelajaran yang tersedia pada website resmi, menurut Listia memang benar ada. Namun menurutnya hanya sekedar panduan materi biasa.

Sama halnya dengan Listia, Guru IPS SMK Maarif Nanggulan, Kulonprogo Andri juga menyesalkan pemberitahuan yang begitu mendadak. Tak hanya itu, menurutnya penyelenggara atau dinas pendidikan pun tidak melakukan sosialisasi apapun terkait pelaksanaan PLPG.

"Tentu akan lebih baik jika para guru peserta PLPG dikumpulkan di dinas atau di suatu tempat kemudian diberi pengarahan terkait pelaksanaan PLPG," ujar guru yang mengikuti PLPG untuk kedua kalinya tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved