TNI survei jembatan Moke & Kpodo di Kongo

Selasa, 06 Agustus 2013 - 11:07 WIB
TNI survei jembatan...
TNI survei jembatan Moke & Kpodo di Kongo
A A A
Sindonews.com - Hujan deras melanda wilayah timur negara Republik Demokratik Kongo dan sekitarnya beberapa minggu belakang ini, mengakibatkan dua jembatan di dua lokasi yang berbeda mengalami kerusakan.

Kedua jembatan tersebut yaitu jembatan Moke yang terletak di Desa Moke, 15 Km sebelum Faradje dan jembatan Kpodo yang berada di Desa Kpodo, 15 Km setelah Faradje.

Menanggapi masalah tersebut, pihak MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) memerintahkan, Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-J/Monusco untuk melaksanakan survei terhadap kedua jembatan yang rusak tersebut.

Dengan mendapat pengawalan dari pasukan khusus Guasfor, tim survei Satgas Kizi TNI Konga XX-J/Monusco yang dipimpin langsung oleh Letkol Czi Irfan Siddiq selaku Komandan Satgas (Dansatgas) berangkat dari Base Camp Bumi Nusantara Dungu, Minggu 4 Agustus 2013 pukul 07.00 waktu setempat, menuju lokasi jembatan yang rusak.

Menempuh perjalanan yang sukar dengan melintasi jalan yang berlumpur dan dikelilingi hutan belantara selama lima jam, akhirnya rombongan tim survei tiba di lokasi pertama yaitu jembatan Moke.

Setelah kurang lebih satu jam melaksanakan survei di lokasi pertama, rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi kedua yang berjarak sekitar 30 Km dari lokasi pertama. Dibutuhkan upaya yang tidak mudah untuk mencapai lokasi jembatan kedua karena jembatan pertama mengalami kerusakan yang sangat parah, sehingga rombongan harus menyeberangi sungai Moke dengan berenang.

Sekitar 1,5 jam perjalanan dari lokasi pertama, akhirnya tim survei berhasil tiba di lokasi kedua yaitu, jembatan Kpodo. Setibanya disana, tim survei langsung melaksanakan survey mengingat hari yang semakin petang.

Menurut Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Irfan Siddiq, dari hasil pantauan disimpulkan bahwa kedua jembatan tersebut mengalami longsor akibat debit air sungai yang meluap sampai ke badan jalan. Air sungai tersebut menggerus beberapa bagian dari jembatan dan menyebabkan jembatan tersebut terendam air.

“Terputusnya kedua jembatan tersebut di atas mengakibatkan terhambatnya arus lalu-lintas utama pendistribusian logistik dari Uganda menuju Kongo, demikian pula sebaliknya”, kata Letkol Czi Irfan Siddiq, lewat rilisnya kepada Sindonews, Selasa (6/8/2013).

Dansatgas Kizi TNI menambahkan, kedua jembatan yang rusak telah didata dan disurvei. “Untuk selanjutnya, hasil survei ini akan dilaporkan ke pihak Monusco sebagai bahan pertimbangan dan perencanaan perbaikan mendatang,” ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Hadang Tank Israel di...
Hadang Tank Israel di Lebanon, Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat
Dansatgas Kizi TNI Konga:...
Dansatgas Kizi TNI Konga: Serma Rama Wahyudi Gugur Akibat Tertembak
Tegang! Pasukan Perdamaian...
Tegang! Pasukan Perdamaian TNI di Afrika Musnahkan 2 Kontainer Bahan Peledak
Cegah Insiden Serupa,...
Cegah Insiden Serupa, Panglima TNI Evaluasi Kejadian Penembakan di Kongo
Lepas Jenazah Pelda...
Lepas Jenazah Pelda Rama, Panglima TNI: Kami Kehilangan Prajurit Terbaik
Ibu Dua Anak Anggota...
Ibu Dua Anak Anggota Kowal Ini Gabung Pasukan Garuda ke Lebanon
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved