Cegah Insiden Serupa, Panglima TNI Evaluasi Kejadian Penembakan di Kongo

Jum'at, 03 Juli 2020 - 11:45 WIB
loading...
Cegah Insiden Serupa,...
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bakal mengevaluasi kejadian penembakan yang mengakibatkan Pelda Anumerta Rama Wahyudi gugur. Foto/Puspen TNI
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bakal mengevaluasi kejadian penembakan yang mengakibatkan Pelda Anumerta Rama Wahyudi gugur.

Rama merupakan salah satu anggota Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusqo misi PBB di Republik Demokratik Kongo, Afrika. Selain mengevaluasi, kata Hadi, misi perdamaian di Kongo akan tetap dilanjutkan. "Seluruh kejadian yang ada di Kongo terkait dengan misi PBB Monusqo tetap dilaksanakan dan kita laksanakan juga evaluasi atas kejadian ini," ujar Hadi di Skuadron Udara 17 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7/2020). (Baca juga: Lepas Jenazah Pelda Rama, Panglima TNI: Kami Kehilangan Prajurit Terbaik)

Hadi bakal mengevaluasi taktis di lapangan terkait dengan kejadian penembakan di Kongo. Evaluasi diharapkan bisa mencegah kejadian penembakan yang membuat Pelda Anumerta Rama gugur. "Tentunya evaluasi yang dilakukan evaluasi taktis di lapangan. Supaya tidak terjadi kejadian serupa. Tentunya PBB melakukan investigasi. Sehingga apa yang kita inginkan di sana secara taktis di lapangan karena kita mengikuti dengan prosedur yang ada," ungkapnya. (Baca juga: Prajurit TNI Gugur di Kongo, Komandan Pasukan: Kami Merasa Terpukul)

Hadi juga berharap kejadian penembakan terhadap pasukan perdamaian TNI di Kongo tidak terulang kembali. "Mudah-mudahan tidak ada kejadian lagi serupa dan misi Monusqo berjalan dengan baik sesuai dengan program dari PBB," tuturnya. Raka Dwi Novianto
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved