KPU dan Bawaslu dihadirkan dalam sidang bacaleg PAN

Kamis, 01 Agustus 2013 - 12:29 WIB
KPU dan Bawaslu dihadirkan...
KPU dan Bawaslu dihadirkan dalam sidang bacaleg PAN
A A A
Sindonews.com - Sidang lanjutan kode etik pelanggaran anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap Bakal Calon anggota Legislatif (Bacaleg) partai Amanat Nasional (PAN) kembali digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Menurut ketua majelis hakim Jimly Asshiddqie mengatakan, pihaknya apresiatif terhadap proses persidangan kode etik yang diajukan pihak pengadu yakni bacaleg PAN dapil Sumatera Barat I Selviana Sofyan Husen.

Dalam persidangan kali ini DKPP menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu, untuk menyidangkan kasus administrasi Selviana, yakni tak adanya ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) karena hilang dan sekolah yang meluluskan Selviana di Bern, Swiss, tidak beroperasi lagi.

"Wah gara-gara Anda (Selviana) tiga penyelenggara Pemilu kumpul nih. Tapi enggak apa-apa, kita ini kan sedang belajar berdemokrasi," kata Jimly, diruang sidang DKPP, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Selain itu kata Jimly, pihaknya mengklaim Indonesia negara satu-satunya negara didunia yang memiliki tiga lembaga penyelenggara pemilu.

"Indonesia hanya satu-satunya di dunia yang memiliki tiga lembaga penyelenggara Pemilu,” ujar Jimly.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bacaleg PAN Selviana Sofyan Husen dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI karena dianggap Tidak memenuhi Syarat (TMS) administrasi seperti persyaratan ijazah yang hilang.

Sementara itu oleh pihak Bawaslu, Bacaleg PAN tetap dianggap TMS dan tidak bisa disertakan di dapil 1 Sumatera Barat. Sehingga, hasil sidang sengketa pemilu oleh pihak pengadu tersebut diajukan di sidang kode etik DKPP untuk diperiksa dugaan pelanggaran penyelenggara pemilu.
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved