Kejagung klaim belum terima berkas perkara Asian Agri

Minggu, 28 Juli 2013 - 15:06 WIB
Kejagung klaim belum...
Kejagung klaim belum terima berkas perkara Asian Agri
A A A
Sindonews.com - Direktur Tindak Pidana Umum Lain (TPUL) pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Babul Khoir menuturkan, sampai saat ini berkas perkara dari sembilan tersangka untuk kasus penggelapan pajak PT Asian Agri yang terjadi tahun 2002-2005, dengan modus rekayasa jumlah pengeluaran perusahaan, masih belum diterima kembali oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Sampai saat ini, kami masih belum terima kembali (berkas perkara sembilan tersangka kasus pajak AAG),” kata Babul dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Minggu (28/7/2013).

Diberitakan sebelumnya, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Mahfud Manan mengatakan, berkas perkara sembilan tersangka tersebut sudah dikembalikan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) beberapa waktu lalu, karena berkas tersebut dinilai masih belum lengkap dari unsur materil maupun delik formil.

“Saya tidak bisa mengungkapkan materinya. Kita berharap berkas perkara itu segera dilengkapi. Sehingga dapat diajukan ke pengadilan. Petunjuk sudah disampaikan oleh tim jaksa peneliti,” kata Mahfud di Kejaksaan Agung.

Untuk diketahui, dalam kasus penggelapan pajak PT Asian Agri terjadi pada tahun 2002 sampai 2005 dengan modus rekayasa jumlah pengeluaran perusahaan.

Penggelapan pajak anak perusahaan dari Raja Garuda Mas milik Soekanto Tanoto itu, diperkirakan mencapai Rp1,340 triliun dan Mahkamah Agung (MA) telah memvonis mantan Manajer Pajak Asean Agri, Suwir Laut, dua tahun penjara dengan masa percobaan tiga tahun.

Selain itu, belakangan diketahui perusahaan milik konglomerat Sukanto Tanoto juga telah dihukum untuk membayar denda sebesar Rp2,5 triliun, atau setara dengan dua kali lipat nilai pajak yang telah digelapkan olehnya. Seharusnya, denda tersebut harus dibayar tunai dalam waktu satu tahun.
(stb)
Berita Terkait
KPK Tahan Dua Konsultan...
KPK Tahan Dua Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations
Kepala Kantor Pajak...
Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK
KPK Buka Peluang Tetapkan...
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Koorporasi dalam Kasus Suap Pajak
Suap Pajak Mobil Mewah,...
Suap Pajak Mobil Mewah, Eks Kepala KPP PMA Jakarta Divonis 6,5 Tahun
Buntut Kasus Rubicon,...
Buntut Kasus Rubicon, Dirjen Pajak Tegas ke Pejabat Pajak yang Korupsi
KPK Jebloskan Dua Tersangka...
KPK Jebloskan Dua Tersangka Penyuap Pejabat Pajak ke Penjara
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved