UU Pilpres, partai besar memangsa partai kecil

Rabu, 24 Juli 2013 - 16:51 WIB
UU Pilpres, partai besar...
UU Pilpres, partai besar memangsa partai kecil
A A A
Sindonews.com - Dorongan revisi Undang-Undang (UU) Pemilihan Presiden (Pilpres) Nomor 42 tahun 2008 disuarakan oleh sejumlah masyarakat sipil pemerhati politik.

Hal disuarakan lewwat diskusi yang diselenggarakan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan sejumlah LSM pemerhati pemilu.

Menurut Direktur YLBHI Alvon Kurnia Palma, kehadiran UU pilpres yang berat sebelah dan menguntungkan satu pihak (partai) akan membuat kualitas pemilu menurun. Dengan pengetatan UU Pilpres, maka kecenderungan politik transaksional makin menguat pada pemilu mendatang.

"Saat ini Indonesia butuh orang yang mampu mewakafkan hidupnya untuk kepentingan kesejahteraan rakyat yang mampu berdiri di atas semua kelompok dan golongan yang menjamin pajak dan uang publik tidak disantap para kroco-kroconya. Undang-Undang Pilpres yang baru bisa jadi partai besar akan memangsa partai kecil," ungkap Alvon, di Kantor YLBHI, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Selain itu, kata Alvon, pihaknya berharap gerakan masyarakat sipil terus dilibatkan dalam penentuan persyaratan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang akan datang.

"Kita berharap Undang-Undang Pilpres bisa melibatkan semua lapisan masyarakat sipil untuk menentukan kriteria pemimpinnya," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Kasus Chromebook, Publik...
Kasus Chromebook, Publik Harus Fokus Fakta Sidang daripada Opini Digital
1 Brigjen dan 2 Kombes...
1 Brigjen dan 2 Kombes Digeser ke Divkum Polri usai Mutasi Mei 2026
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved