Pertemuan Paloh & Ical tak bisa disebut manuver koalisi

Selasa, 16 Juli 2013 - 02:31 WIB
Pertemuan Paloh & Ical...
Pertemuan Paloh & Ical tak bisa disebut manuver koalisi
A A A
Sindonews.com - Beberapa waktu lalu, dua tokoh sentral dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh dan Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie, bertemu dalam acara buka puasa bersama.

Pengamat politik dari Universitas Mercu Buana, Heri Budianto mengatakan, pertemuan kedua tokoh partai politik (parpol) tersebut, tidak bisa dikatakan bahwa langkah tersebut merupakan manuver politik terkait koalisi di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Karena sekarang semua parpol sedang menunggu hasil pileg (pemilu legislatif) dan Pemilu 2014, kemudian baru bisa dikalkulasikan soal persyaratan capres (calon presiden) 20 persen," kata Heri Budianto, saat bertandang ke Gedung Sindo, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Ical sapaan Aburizal Bakrie, capres dari Partai Golkar, jika mau posisinya kuat, harus menggandeng calon wakil presiden (cawapres) dari kalangan militer.

"Dia harus menggandeng militer untuk cawapres. Sementara untuk Mahfud MD (mantan Ketua Mahkamah Konstitusi-MK), dia ada peluang untuk menjadi cawapres, namun yang membuat berat adalah Mahfud bukan orang partai," ungkapnya.

"Hal ini yang menjadi pertimbangan parpol yang akan mencalonkannya. Sedangkan untuk posisi cawapres yang juga mempunyai peluang adalah Ketua Umum PAN (Partai Amanat Nasional), Hatta Rajasa," pungkasnya.

Sebelumnya, meskipun telah berbeda partai dan pandangan politik, Surya Paloh tetap mengundang Ical, dalam acara buka puasa bersama yang diselenggarakan DPP NasDem. Menurut Paloh, sekalipun berbeda pandangan politik, namun persahabatan harus tetap terjalin harmonis.

Hal itu terbukti dengan hadirnya Ical, sapaan akrab Aburizal, dalam buka puasa bersama. "Kalian tidak bisa menilai persahabatan saya berpuluh-puluh tahun, terlepas adanya dinamika persahabatan kami, tetap terjaga dan kita saling membantu," ujat Surya Paloh di Kantor NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 10 Juli 2013.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved