Dukung Jumhur presiden, 7 serikat buruh luncurkan sosmed

Minggu, 14 Juli 2013 - 19:40 WIB
Dukung Jumhur presiden,...
Dukung Jumhur presiden, 7 serikat buruh luncurkan sosmed
A A A
Sindonews.com - Setelah mendeklarasikan dukungan kepada Jumhur Hidayat menjadi Calon Presiden RI 2014 seminggu lalu, hari ini tujuh serikat buruh Jawa Barat meluncurkan sosial media (sosmed) untuk mengkonsolidasi seluruh buruh di Indonesia guna memperkuat dukungan tersebut.

Konsolidasi sosmed Gerakan Sejuta Pekerja/Buruh itu dideklarasikan di Bandung, Minggu (14/7/2013), petang. Sebelumnya serikat buruh ini mendeklrasaikan dukungan untuk Moh Jumhur, di GOR KONI, Kota Bandung.

"Hari ini kami memperkuat keinginan dan aspirasi mendukung Jumhur Hidayat menjadi Presiden RI melalui sosial media," ungkap Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jabar, Iwan Kusmawan.

Dia mengatakan, konsolidasi sosmed itu merupakan salah satu bentuk perjuangan para buruh dalam pemenangan Jumhur. Menurutnya, dunia maya penting untuk diisi menjadi bagian dari alat perjuangan, mengingat masyarakat di tiap daerah rata-rata sudah cukup akrab dengan media sosial seperti facebook, twitter, dan lainnya.

"Melalui sosial media sudah menjadi bagian penting dalam membentuk opini publik," katanya.

Dia mengakui, sosmed ibarat dua sisi mata uang antara dampak positif karena bisa memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat, sekaligus ada dampak negatif.

"Sisi negatifnya, sosmed ini bisa menjadi ajang penyebaran berita bohong, fitnah dan pembunuhan karakater bagi seseorang," katanya.

Dijelaskan, sarana media sosial untuk Muhammad Jumhur Hidayat sebagai calon presiden itu bisa diakses melalui akun facebook: MJH capres buruh, twitter: @mjhcapresburuh, blog: www.mhjcapresburuh.blogspot.com, Myspace: myspace.com/mjhcapresburuh dan netlog: id.netlog.com mjhcapreburuh.

Tujuh serikat buruh Jawa Barat yang menyatakan dukungan untuk Jumhur itu adalah SP TSK SPSI, SPN, Gaspermino, GOBSI, KSBSI SBSI '92, dan SPOI.
(rsa)
Berita Terkait
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved