Revisi UU Pilpres, rakyat banyak pilihan terkait capres

Kamis, 11 Juli 2013 - 14:35 WIB
Revisi UU Pilpres, rakyat...
Revisi UU Pilpres, rakyat banyak pilihan terkait capres
A A A
Sindonews.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI sepakat, untuk menunda pembahasan Undang-Undang (UU) Pemilu Presiden (Pilpres) hingga Oktober 2013, setelah dalam pleno sebelumnya tidak ditemukan kesepakatan.

Sekretaris Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Saleh Husin mengungkapkan, revisi UU Pilpres tersebut, merupakan momentum untuk memberikan memberikan banyak pilihan kepada masyarakat terhadap calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

"Kami Hanura ingin undang-undang ini (UU Pilpres) direvisi. Kita ingin memberikan ke masyarakat supaya banyak pilihan capres yang dapat mereka pilih. Jangan sampai kita masuk aturan ketat hanya dua sampai tiga capres," kata Saleh di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2013).

Seperti diberitkan Sindonews sebelumnya, Baleg DPR RI menunda pembahasan UU Pilpres hingga Oktober 2013, ini karena dalam pleno yang digelar pada 9 Juli 2013 banyak interupsi dari anggota dewan yang belum dapat disepakati terhadap aturan itu.

Anggota Baleg dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra mengatakan, ada motif lain di balik penundaan itu. Kata dia, hal ini sengaja dilakukan agar tidak ada lagi revisi UU Pilpres, karena masalah terhimpitnya waktu dengan Pemilu 2014.

"Yah kalau saya pribadi kecewa, kenapa ditunda lagi, terus juga agenda pengambilan keputusan sudah dua kali. Nah, saya curiga pola ini sengaja dilakukan untuk buying time, jadi UU Pilpres tidak mungkin direvisi (dengan waktu yang singkat dari pemilu)," kata Indra, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu 10 Juli 2013.
(maf)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Infografis
Terkait Afghanistan:...
Terkait Afghanistan: 52% Rakyat AS Ingin Biden Lengser
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved