Calon Wali Kota Bogor lapor kekayaan ke KPK

Rabu, 03 Juli 2013 - 15:36 WIB
Calon Wali Kota Bogor...
Calon Wali Kota Bogor lapor kekayaan ke KPK
A A A
Sindonews.com - Menyerahkan laporan kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), salah satu syarat wajib untuk menjadi pejabat publik. Seperti yang dilakukan oleh Calon Wali Kota Bogor Bima Arya.

Ditemani kerabatnya, Bima mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan harta kekayaan.
"Saya datang ke sini untuk melaporkan harta kekayaan, karena saya maju Pilkada Bogor. Ini salah satu persyaratan yang harus disampaikan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum), untuk mendukung terciptanya pilkada yang bersih," ujar Bima Arya di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2013).

Kendati begitu, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini tidak mau membeberkan jumlah harta yang mau dilaporkan ke KPK. Dia berdalih tidak mau mendahului KPU. Tapi dia berjanji akan transparan sejak proses kampanye.

Bima Arya yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Paramadina menampik hartanya mencapai Rp10 miliar. Dia hanya menaksir kisaran harta kekayaannya kurang dari Rp5 miliar.

"Rasanya belum sampai segitu (Rp10 miliar). Ini pertama kali menyampaikan ke KPU dan KPK, rasanya tidak sampai Rp5 miliar," kata Bima Arya.

Jika terpilih menjadi Wali Kota Bogor, sambung ketua DPP Bidang Komunikasi dan Politik PAN ini, korupsi harus terus diawasi baik secara formal maupun informal. Menurutnya, saat ini orang terjebak korupsi ada yang disengaja atau karena terjebak oleh sistem. "Saya siap untuk dimonitor ketika menjabat. Saya juga siap proaktif, uang rakyat harus kembali ke rakyat," pungkasnya.
(stb)
Berita Terkait
Deretan Pejabat Terkaya...
Deretan Pejabat Terkaya di Indonesia Versi LHKPN KPK
KPK Sebut Sistem Lingkungan...
KPK Sebut Sistem Lingkungan Kerja Bikin Pejabat Kaya Masih Korupsi
KPK Lagi Hitung Pejabat...
KPK Lagi Hitung Pejabat Asal-asalan Isi LHKPN, Segera Diumumkan!
94 Ribu Pejabat Belum...
94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN, KPK Ingatkan Batas Akhir 31 Maret 2026
10 Pejabat Terkaya di...
10 Pejabat Terkaya di Indonesia dengan Harta Triliunan, Ada Raffi, Widiyanti, hingga Luhut
Laporan Harta Kekayaan...
Laporan Harta Kekayaan Pejabat Muba Rampung 100 Persen
Berita Terkini
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Infografis
Ulet dan Tangguh, Wanita...
Ulet dan Tangguh, Wanita Palestina Jadi Wali Kota di Swedia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved