KPK Sebut Sistem Lingkungan Kerja Bikin Pejabat Kaya Masih Korupsi

Sabtu, 12 Desember 2020 - 10:43 WIB
loading...
KPK Sebut Sistem Lingkungan...
Berdasarkan hasil kajian dari LHKPN, KPK menyatakan harta kekayaan tidak berhubungan dengan tindak korupsi. Foto/ilustrasi.tranparency.org
A A A
JAKARTA - Kenaikan fantastis jumlah harta kekayaan pejabat alias penyelenggara negara selama menjabat memang patut dicurigai. Tetapi harta kekayaan sebenarnya tidak bersangkut paut dengan praktik tindak pidana korupsi. Penyelenggara negara yang paling kaya sekalipun belum tentu tidak akan melakukan korupsi. Dengan kata lain, kaya atau miskin sama-sama berpotensi korup.

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan menyebut hal tersebut sesuai dengan kajian yang dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ).

"Ternyata secara statistik tidak ada hubungan antara kekayaan dengan dia tersangkut kasus apa nggak. Sama sekali tidak ada hubungan. Artinya yang dulu miskin bisa juga korupsi, yang dulu kaya bisa juga korupsi," ujar Pahala Nainggolan kepada wartawan, Sabtu (12/12/2020).

(Baca: KPK Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp56,1 Triliun Selama 2020)

Pahala pun mengungkapkan faktor yang membuat pejabat terlibat korupsi adalah sistem yang ada di lingkungannya. Karena sistem inilah seorang yang memiliki harta banyak tetap berpotensi melakukan korupsi ketika menjadi pejabat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Berita Terkini
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Infografis
Diduga Korupsi Bansos,...
Diduga Korupsi Bansos, KPK Tangkap Pejabat Kemensos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved