PKS belum pikirkan koalisi dengan Demokrat di 2014
Selasa, 02 Juli 2013 - 16:14 WIB
PKS belum pikirkan koalisi dengan Demokrat di 2014
A
A
A
Sindonews.com - Meski pertarungan politik di 2014 mendatang tinggal menghitung bulan. Namun beberapa pernyataan dan manuver politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, terus dilakukan oleh sejumlah partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014.
Begitu pun juga dengan urusan koalisi antar parpol, baik koalisi di Pemilu 2014, di pemerintahan, maupun parpol yang berstatus oposisi.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq mengatakan, pihaknya belum memikirkan soal koalisi apabila Partai Demokrat kembali menang di Pemilu 2014. "Hal itu (koalisi) nanti saja kita lihat (hasil Pemilu 2014)," kata Mahfudz di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2013).
Sebelumnya, Demokrat menyadari jika mereka tak dapat lagi mencalonkan SBY sebagai presiden, karenanya, untuk tetap menjaga suara publik mereka pun akan menggelar penjaringan calon presiden (capres) 2014 dengan mekanisme konvensi.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengumumkan sejumlah syarat bagi kader partai atau luar partai, untuk mengikuti konvensi penjaringan capres.
"Ketua Umum akan mengumumkan, bagaimana konvensi akan dijalankan. Nanti juga akan disampaikan kriteria kandidat, sistemnya dan organisasi yang mengelola. Nanti sistemnya semi terbuka. Belum sebut nama, syarat-syarat saja. Konsepnya sudah final, ada di ketua umum," ujar Ketua Harian Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 27 Juni 2013.
Begitu pun juga dengan urusan koalisi antar parpol, baik koalisi di Pemilu 2014, di pemerintahan, maupun parpol yang berstatus oposisi.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq mengatakan, pihaknya belum memikirkan soal koalisi apabila Partai Demokrat kembali menang di Pemilu 2014. "Hal itu (koalisi) nanti saja kita lihat (hasil Pemilu 2014)," kata Mahfudz di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2013).
Sebelumnya, Demokrat menyadari jika mereka tak dapat lagi mencalonkan SBY sebagai presiden, karenanya, untuk tetap menjaga suara publik mereka pun akan menggelar penjaringan calon presiden (capres) 2014 dengan mekanisme konvensi.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengumumkan sejumlah syarat bagi kader partai atau luar partai, untuk mengikuti konvensi penjaringan capres.
"Ketua Umum akan mengumumkan, bagaimana konvensi akan dijalankan. Nanti juga akan disampaikan kriteria kandidat, sistemnya dan organisasi yang mengelola. Nanti sistemnya semi terbuka. Belum sebut nama, syarat-syarat saja. Konsepnya sudah final, ada di ketua umum," ujar Ketua Harian Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 27 Juni 2013.
(maf)