Ketua DPR: Jangan takut disadap

Jum'at, 28 Juni 2013 - 15:16 WIB
Ketua DPR: Jangan takut...
Ketua DPR: Jangan takut disadap
A A A
Sindonews.com - Ketua DPR RI Marzuki Alie meminta agar anggota dewan tidak perlu khawatir komunikasinya disadap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika mereka memang tidak melakukan kesalahan.

"Saya saja tidak mengkhawatirkan itu, kalau mau disadap, sadap saja. Karena kita jika tidak melakukan (kesalahan) disadap ya disadap aja," kata Marzuki di ruang kerjanya, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Kendati demikian, Marzuki mengaku banyak anggota dewan yang keberatan dengan aksi penyadapan yang dilakukan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi. Maka mereka diminta untuk membentuk undang-undang dari pada meminta presiden membentuk Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu).

"Kalau DPR yakin apa itu (penyadapan) melanggar siapkan saja undang-undang, jangan dorong presiden buat Perpu, jangan presiden lagi, nanti presiden ajukan terus ditolak lagi percuma kan," terangnya.

Pernyataan Marzuki ini menanggapi pernyataan anggota Komisi III DPR RI dar Fraksi PPP Ahmad Yani yang mengaku disadap. Hal itu diungkapkan dalam forum Rapat Dengar Pendapat DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di DPR RI, Kamis, 27 Juni 2013.

"Penyadapan kan diatur SOP (Standard Operating Procedures) . Saya dapat informasi telepon saya disadap. Apa salah saya, saya disadap? Apa ada langkah-langkah melakukan korupsi?" ungkap Yani, kemarin.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini merasa hak pribadinya telah dirampas karena disamakan dengan orang-orang yang tengah berperkara dalam kasus korupsi. "Hak saya sudah terampas sedemikian rupa, sejauh mana pengawasan yang dilakukan pimpinan KPK?" tukasnya.
(lal)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved