Harga BBM naik, untungkan rakyat atau elite politik?

Senin, 17 Juni 2013 - 07:55 WIB
Harga BBM naik, untungkan...
Harga BBM naik, untungkan rakyat atau elite politik?
A A A
Sindonews.com - Pemerintah berupaya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jelang Pemilu 2014, dengan alasan untuk mengalihkan subsidi BBM untuk rakyat miskin.

Kenaikan harga BBM bersubsidi yang selalu dilakukan jelang pemilu, jelas tak menguntungkan rakyat. Demikian dikatakan Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Iberamsjah, saat berbincang dengan Sindonews, Senin (17/6/2013).

"Saya rasa rakyat jelas tidak diuntungkan ya," tukas dia.

Meski di kota besar BBM bersubsidi dinikmati oleh pengguna kendaraan bermotor yang mayoritas dari kalangan mampu, namun menurut Iberasjah ini hanya gambaran kecil dari 250 juta rakyat Indonesia yang tinggal di daerah terpencil.

Misalnya saja nelayan, membutuhkan pasokan BBM untuk dapat tetap mencari ikan di laut. Namun jika harga BBM bersubsidi naik, tentu merugikan nelayan. "Kalau harga BBM naik apa yang akan terjadi, itu jelas merugikan rakyat," kata dia.

Dia mengatakan, naiknya harga BBM bersubsidi akan berdampak juga pada aspek sosial dimana harga kebutuhan pokok juga akan naik, sehingga rakyat akan semakin sulit memenuhi kebutuhan pokoknya.

"Multiplayer efeknya adalah semua akan naik, transportasi naik, harga sandang pangan naik, rakyat semakin susah makan," tandasnya.

Dia menilai, kenaikan harga BBM bersubsidi yang selalu naik jelang pemilu hanya menguntungkan elite politik yang berkepentingan dalam Pemilu 2014. "Ya. Yang diuntungkan elite politik, supaya mereka dapat memberikan bantuan kepada rakyat kecil untuk pencitraan, tapi kenapa bantuan itu hanya diberikan hanya sesaat jelang pemilu," ketus dia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi dengan alasan untuk menyelamatkan APBN dan fiskal. "Mengapa (Kebijakan) ini saya ambil, pemerintah ambil, saya tidak ingin membebani pemerintah yang akan datang," kata SBY pada pidatonya di rapat kabinet terbatas internal bidang perekonomian di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Rencana pemerintah ini akan memasuki masa pembahasan di DPR RI pekan ini, dan SBY meyakini keputusan dapat segera disepakati oleh pemerintah dan DPR. Sebagaimana yang diungkapkan MEnteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, kenaikan BBM bersubsidi diharapkan terjadi pada 17 Juni 2013 atau paling lambat akhir bulan ini.

"Kenaikan harga BBM subsidi akan dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 17 Juni 2013 sesuai berakhirnya pembahasan APBNP 2013," kata Hatta Rajasa, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/6/2013).
(lal)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved