Caleg perempuan dari PPP trauma nyaleg

Jum'at, 14 Juni 2013 - 16:02 WIB
Caleg perempuan dari...
Caleg perempuan dari PPP trauma nyaleg
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khawatir akan adanya imbas negatif dari para calon anggota legislatif (caleg) perempuan yang akhirnya gagal karena digugurkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PPP Fenita Darwis mengungkapkan, padahal pihaknya sudah berusaha sedemikian rupa agar syarat yang diminta KPU mereka penuhi. Namun, akhirnya mereka merasa bingung ketika akhirnya caleg mereka dari dapil jabar II malah gugur seluruhnya.

“Saya khawatir perempuan jadi trauma dan tidak mau lagi aktif di partai,“ kata Fenita dalam diskusi di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2013).

Lebih lanjut Fenita mengungkapkan, gugurnya caleg dengan alasan tidak memenuhi syarat 30 persen keterwakilan perempuan serta penempatan nomor urut pun dirasa sangat tidak sesuai. Terlebih syarat itu sebenarnya telah mereka putuskan dalam Juklak PPP.

Ditambahkannya, padahal mereka sudah optimis jika nantinya ada beberapa dari kader wanita yang mereka calonkan akan lolos dan maju sebagai anggota legislatif. “Peluang perempuan kami di dapil (daerah pemilihan) Jabar (Jawa Barat) dua sebetulnya sangat tinggi untuk lolos. Tapi kemudian, ketua menyarankan kami untuk melaporkan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu),“ pungkasnya.

Seperti diketahui, KPU telah mencoret 87 bacaleg DPR RI. Semua bacaleg yang dicoret itu yakni Partai Gerindra dari dapil Jawa Barat IX, PPP dari dapil Jabar II, dan Jawa Tengah III, PAN dari dapil Sumatera Barat I, PKPI dari dapil Jawa Barat V, Jawa Barat VI, dan NTT I dan Partai Hanura dari Dapil Jawa Barat II. Mereka dianggap tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan yakni 30 persen.
(maf)
Berita Terkait
PPP Minta Kader Bersatu,...
PPP Minta Kader Bersatu, Siap Songsong Pemilu 2029
Suara PPP sejak Pemilu...
Suara PPP sejak Pemilu 1999 hingga 2019, Kini Miliki 19 Anggota DPR
Sambut Pemilu 2024,...
Sambut Pemilu 2024, PPP Tunjuk Dua Jubir Baru
DPW PPP DKI Ajak Masyarakat...
DPW PPP DKI Ajak Masyarakat Bergabung Wujudkan Persatuan
PPP Gelar Rapimnas,...
PPP Gelar Rapimnas, Pemilu 2024 Akan Jadi Pembahasan Utama
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Berita Terkini
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
Praperadilan Jilid II...
Praperadilan Jilid II Roy Suryo Ditolak Hakim
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Jelang Putusan Praperadilan,...
Jelang Putusan Praperadilan, Roy Suryo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Pendukung di PN Jaksel
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved