Demokrat tuding PKS berupaya alihkan isu kasus daging

Kamis, 13 Juni 2013 - 21:44 WIB
Demokrat tuding PKS...
Demokrat tuding PKS berupaya alihkan isu kasus daging
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai sedang berusaha mati-matian mengalihkan isu korupsi suap impor daging yang sedang dihadapi saat ini. Terlebih ketika ada informasi mengenai keterlibatan Presiden PKS Anis Matta dan juga Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin di dalamnya.

“Bisa juga PKS saat ini sedang melakukan pengalihan isu seperti kasus korupsi LHI dalam kasus suap impor daging,“ kata Waskjen Partai Demokrat Andi Nurpati kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Ia berpendapat, langkah PKS untuk menaikkan pencitraan sekaligus pengalihan isu itu karenaa sudah kehabisan akal. Kendati begitu, mantan komisioner KPU itu berpendapat hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah di dunia politik.

"Memang kalau dari segi politik adalah kekuasaan. Namanya politik hari ini bisa A besok bisa B. Sekarang setuju besok bisa enggak. Dalam politik semua bisa terjadi," ungkapnya.

Meskipun begitu, Andi pesimis langkah pencitraan yang dilakukan PKS tidak akan berhasil. Menurutnya, sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia tidak menyukai sikap PKS yang menolak BBM.

"Itu citra negatifnya PKS. Masyarakat banyak yang bilang, bagi yang tidak butuh BBM, seperti tukang becak yang naik sepeda, kami lebih menerima kompensasi karena tidak membutuhkan BBM," jelasnya.

Ditambahkan Andi, SBY bisa saja mengeluarkan PKS dari koalisi dan kabinet. Namun, pilihan itu urung dilakukan karena khawatir akan diplintir oleh PKS dengan mengaku seolah-olah sudah dizalimi.

"Kami pertama koalisi kok sekarang enggak dihargai karena perbedaan pendapat," terangnya.

Lebih jauh, dia meyakini PKS akan menyebarkan isu bahwa mereka sudah diperlakukan tidak adil oleh Presiden SBY dan partai koalisi lainnya karena diberikan sanksi. Padahal, sanksi adalah konsekuensi dari sikap politik PKS yang tidak memiliki etika dalam berkoalisi.

"Dia nanti akan membuat cerita lagi seolah-olah dia ditendang dari koalisi. Itu kira-kira wacana yang akan diciptakan oleh PKS," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
BBM Naik, Demokrat DKI...
BBM Naik, Demokrat DKI Soroti Pemerintah yang Tidak Berhemat
Demokrat Persilakan...
Demokrat Persilakan Kader Ikut Aksi Tolak Kenaikan BBM: Tapi Tak Perlu Menangis
Soal Kenaikan Harga...
Soal Kenaikan Harga BBM Era SBY, Demokrat Minta Adian PDIP Tidak Buta Tuli
Legislator Demokrat...
Legislator Demokrat Sebut Kenaikan Harga BBM Bikin Rakyat Makin Terpuruk
Soal BLT BBM, AHY Sebut...
Soal BLT BBM, AHY Sebut Produk SBY yang Dulu Ditentang namun Sekarang Ditiru
Kritisi Kenaikan Harga...
Kritisi Kenaikan Harga BBM, Andi Arief: Pemerintah Sudah Melewati Batas
Berita Terkini
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved