Soal BLT BBM, AHY Sebut Produk SBY yang Dulu Ditentang namun Sekarang Ditiru
Jum'at, 16 September 2022 - 15:54 WIB
loading...
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas mengenai kenaikan harga BBM dalam pidato kebangsaannya. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY ) membahas mengenai kenaikan harga BBM dalam pidato kebangsaannya. Untuk itu, Demokrat menawarkan dua solusi kepada pemerintah.
"Demokrat menawarkan dua solusi, pertama bantuan kepada rakyat yang ekonominya lemah atau BLT (bantuan langsung tunai), jumlahnya harus cukup dan bebas dari politik," ujar AHY dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2022). Baca juga: Jadi Capres atau Cawapres, Demokrat Siap Menangkan AHY di Pilpres 2024
AHY pun membahas sedikit mengenai BLT yang merupakan produk kebijakan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ditentang sejumlah kalangan saat itu. Tetapi hari ini digunakan dan terbukti membantu daya beli masyarakat.
"BLT produk kebijakan era SBY yang dulu ditentang sejumlah kalangan justru sekarang ditiru dan menjadi penyangga daya beli masyarakat," jelasnya.
Kedua, putra sulung Presiden ke-6 RI ini mengingatkan bahwa alasan dan waktu untuk menaikkan harga BBM juga harus tepat. Jika harga minyak mentah dunua turun maka turunkan kembali harga BBM dan saat harga minyak mentah dunia turun maka BBM dalam negeri perlu diturunkan kembali.
"Demokrat menawarkan dua solusi, pertama bantuan kepada rakyat yang ekonominya lemah atau BLT (bantuan langsung tunai), jumlahnya harus cukup dan bebas dari politik," ujar AHY dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2022). Baca juga: Jadi Capres atau Cawapres, Demokrat Siap Menangkan AHY di Pilpres 2024
AHY pun membahas sedikit mengenai BLT yang merupakan produk kebijakan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ditentang sejumlah kalangan saat itu. Tetapi hari ini digunakan dan terbukti membantu daya beli masyarakat.
"BLT produk kebijakan era SBY yang dulu ditentang sejumlah kalangan justru sekarang ditiru dan menjadi penyangga daya beli masyarakat," jelasnya.
Kedua, putra sulung Presiden ke-6 RI ini mengingatkan bahwa alasan dan waktu untuk menaikkan harga BBM juga harus tepat. Jika harga minyak mentah dunua turun maka turunkan kembali harga BBM dan saat harga minyak mentah dunia turun maka BBM dalam negeri perlu diturunkan kembali.
Lihat Juga :